Ksatria Cahaya : Reinforce

Suatu ketika, Paulo Coelho memperkenalkanku dengan seseorang yang ia sebut sebagai ksatria cahaya. “Apakah ksatria cahaya itu?” tanyaku.

”Ksatria cahaya adalah seseorang yang memiliki tekad kuat dalam memenuhi takdir hidupnya, membangun visi yang mengalir dalam mimpinya. Ksatria cahaya bukanlah prajurit yang melayani kepentingan para penguasa, tetapi mereka yang teguh dalam mengejar mimpinya dan sanggup menghargai setiap keajaiban hidup. Mereka berjuang sampai titik darah penghabisan demi sesuatu yang ia yakini, dan mampu mendengar suara kesunyian yang dibawa gelombang dari dasar lautan.” jawabnya.

Setiap orang mampu menjadi seorang ksatria. Dan walau tak ada seorangpun yang mengira bahwa dirinya adalah seorang ksatria, tapi sebenarnya ia adalah seorang ksatria.

“Kalau begitu, ajarkan aku bagaimana cara menjadi seorang ksatria cahaya?” pintaku.
Ia pun menjawab, “Tuliskan segala sesuatu yang pernah kaudengar tentang ksatria cahaya!”

.
Karena dorongan itulah, perjalanan hidup ksatria cahaya dimulai.

Seorang ksatria cahaya belajar bagaimana menggunakan pedang. Ia sadar bahwa perlengkapan ini masih belum lengkap. Ia memerlukan baju pelindung perang atau jubah zirah. Ia pun mulai mencari zirah ini dan mendengarkan nasehat dari para penjual jubah zirah.

“Gunakan pelindung dada dengan cadas keculasan”, kata orang kesatu.
“Ambillah tameng baja sinisme dan kebencian”, kata orang kedua.
“Lindungi kulitmu dengan lapisan perak kesombongan”, kata yang ketiga.
“Zirah terbaik adalah debu egoisme dan tidak terlibat dalam segala urusan”, kata yang terakhir.

Namun ksatria cahaya tidak mempedulikan mereka. Dengan tenang ia menuju ke lorong suci bercahaya keputihan, lalu mengambil jubah keyakinan yang tidak dapat dimusnahkan. Inilah jubah zirahnya, yang tersusun atas kristal-kristal bening yang bersumber dari kedalaman hatinya.

Ia lalu melanjutkan perjalanannya. Bertemulah ia dengan teman lamanya. “Aku selalu kecewa, karena selama ini aku terlalu percaya dengan perkataan orang. Aku menyesal telah mengenal mereka” kata teman lamanya itu.

“Mempercayai orang lain adalah hal yang penting. Seorang ksatria cahaya tidak takut dikecewakan karena ia percaya pada kekuatan pedang dan kekuatan cinta. Karena ia memiliki keyakinan, bahwa setiap perjumpaan berarti menerima tanda-tanda Tuhan, dan tahu bahwa terkadang malaikat menggunakan mulut orang lain dalam menyampaikan pesan-pesan yang penting untuk masa depannya. Seorang ksatria mempercayai orang lain karena yang pertama dan utama, ia mempercayai dirinya sendiri.”

Seorang ksatria cahaya memandang hidup dengan kelembutan dan kebulatan hati. Ia berdiri di bawah suatu misteri besar kehidupan, dimana penyelesaiannya akan ditemukan suatu hari nanti. Hampir setiap saat, ia selalu berkata pada dirinya sendiri: “Hidup ini benar-benar gila.”

Ia benar. Dalam menundukkan keajaiban setiap hari, ia melihat bahwa tidak selamanya ia mampu mendeteksi konsekuensi-konsekuensi atas tindakannya. Kadang ia bertindak tanpa tahu mengapa ia berbuat seperti itu, ia menyelamatkan seseorang tanpa tahu telah menyelamatkan mereka. Atau kadang ia merasa sedang melindungi dan menguatkan orang lain, padahal sebetulnya ia sedang melemahkan hati mereka. Atau ia bahkan sedang menderita tanpa tahu mengapa ia bisa bersedih dan gelisah. Beberapa tindakannya, seringkali ia lalui tanpa ia rencanakan sedikit pun. Tapi ia terus saja berjalan tanpa rasa takut, hingga ia mampu menuntaskan tugasnya pada hari itu.

Kehidupan ini memang gila. Tapi kebijaksanaan tertinggi seorang ksatria cahaya terletak pada keputusan memilih kegilaannya dengan cara bijaksana.

…………………………………………………………………………..
Diadaptasi dari Kitab Suci Ksatria Cahaya, Paulo Coelho.

 


58 Responses to “Ksatria Cahaya : Reinforce”

  1. kyaine says:

    cahaya kebijaksanaan sang ksatria bukankah akan selalu menerangi jalan ksatria lain yg tersesat arahnya?

  2. yos says:

    mas elmod apa kabar,,,,
    lama banget gue ngga BW..
    nie BW pertama langsung ke sini aja deh,, hehehehe…

  3. arman says:

    nice story.. belum pernah baca sebelumnya… :D

  4. Itulah mengapa ksatria itu dijuluki “ksatria cahaya”. Karena sumber cahaya itu dari dalam hatinya yang bijaksana. |_|

  5. zhie says:

    jalan2 sore kak ;)

  6. Mamah Aline says:

    tak perlu pelindung dada keculasa atau tameng kebencian, ksatria cahaya tetap yakin akan pedang ekebnaran tanpa memperdulikan bisikkan kesesatan

  7. Mamah Aline says:

    ksatria cahaya tak perlu pelindung dada keculasan atau tameng kebencian, pedangnya sudah emmancarkan kebijakan untuk jalan yang benar

  8. Rita Susanti says:

    Wah itu buku keluaran baru ya Bang?, kok aku baru dengar yah…Semakin sering baca postingna Bang Moudy tentang Paulo semakin berminat mengoleksi buku2 nya, karena tulisan2 Paulo bisa dijadikan salah satu referensi dalam meraih mimpi secara bijak, filosofinya “dalam” banget…

    Trims Bang Moudy sudah berbagi…Hmm sepertinya koleksi Buku Paulo nya lengkap banget nih :)

  9. unique font says:

    ceritanya bagus mas! salute :D
    salam kenal & semoga sukses selalu 0_0

  10. gusthy says:

    ksatria cahaya…mantap banget namanya..
    salut sama tulisannya mas Elmoudy

  11. wi3nd says:

    duhai kesatria cahaya,berikan sedikit cahayamu untukku…

    yah hidup ini eman9 9ila imauw,tapi tak perlu ikut 9ila ju9akan he he..

    btw imauw ikutan gelaran di wi3nDa yaaa? ditunggu thx :)

  12. hanifilham says:

    seandainya ceritanya dibuat cerpen mas, kemudian dikumpulkan dalam kumpulan cerpen, menarik loh… :sip:

  13. zee says:

    Gue belom pernah baca yang ini, tapi cara lo mereviu buku ini menurut gw cukup mewakilkan isinya. Good, Mod. :)

  14. aldy says:

    Walaupun sangat menyadari bahwa sang satria akan menghadapi jalan yang penuh dengan halangan dan rintangan.
    Keyakinan memang membutuhkan pengorbanan yang lebih.

  15. sunflo says:

    tetapi mereka yang teguh dalam mengejar mimpinya dan sanggup menghargai setiap keajaiban hidup. Mereka berjuang sampai titik darah penghabisan demi sesuatu yang ia yakini, dan mampu mendengar suara kesunyian yang dibawa gelombang dari dasar lautan.

    aq juga bisa jadi ksatria itu kan, moud… dengan prinsip dan keyakinanku, aq rela berkorban dan mati di atasnya… ^^

  16. rose says:

    dia bisa ada di nyata dalam kehidupan sehari-hari kita… org2 yang berusaha tuk berbuat kebaikan tanpa mau berpura-pura dan menipu nurani diri.

  17. darahbiroe says:

    wah aku mau jadi ksatria matahari
    yang bisa memancarkan cahayanya
    hahah
    masuk kategori kstria chaaya gag yaw
    :D

  18. idebagusku says:

    tapi pastinya jadi ksatria cahaya itu tidak gampang, cahayanya harus tak mudah padam

  19. Abula says:

    seandainya saya bisa membuat setiap keputusan dengan cara bijaksana selalu, pasti saya gagah seperti ksatria itu ya … ~,~

  20. hakim says:

    nice story sob…ksatria sejati adalah ksatria yang bijaksana

  21. alamendah says:

    Semoga kita bisa sedikit meneladani ksatria cahaya ini.

  22. arkasala says:

    menarik di pesan terakhir : memilih kegilaan dengan cara bijaksana… andai saja berita yang selama ini kita dengar banyak yang seperti itu mungkin banyak cahaya buat negeri ini :)
    wakakak jadi ke sana larinya :(

  23. masndol says:

    kapan bisa ketemu sama kesatria cahaya… heh andainya dia benar2 ada.

  24. srex says:

    riview nya Ok bangetz…omong2 sejalan dengan filosofi nya Musashi dengan prinsip ‘jalan pedang’ nya
    Bukan semata-mata keberanian untuk bertarung mengalahkan musuh, tapi bagaimana menggapai kebijaksanaan mengalahkan ego dan napsu, perlu “kegilaan” untuk itu.
    ….sip…siiipp….

  25. delia says:

    memilih kegilaannya dengan cara bijaksana..
    i like this.. :)

    seandainya petinggi negeri ini sperti ksatria cahaya…

    sayangnya tidak :(

  26. yangputri says:

    Pagi bang moudy, pa kabar?? Keren review bukunya, pinjemin atuh diriku biar kumplit ku baca

  27. noto says:

    Keren habis pokoknya.
    Ditunggu kisah selanjutnya

  28. seandainya ksatria cahaya benar2 ada di dunia nyata,
    patut menjadi contoh, krn dia mampu memutuskan dgn segala kebijakannya
    salam

  29. lukman says:

    salam kenal,
    info nih ada kontes berhadiah samsung corby dan ipod shuffle di gugling.com

  30. achoey says:

    kalimat terakhir itu dahsyat
    pasti perlu kecerdasan memahami agar tak sesat :)

  31. JUN says:

    saia jadi teringat dengan filmnya Doraemon, 3 pendekar fantasy, meski agag gag nyambung dikit :_:

    Keren lah bang, saia kira ini cerpen, gag taunya adapatasi dari buku |_|

  32. anny says:

    Ksatria cahaya yang pastinya selalu memberi cahaya pada siapapun kan :D

  33. TuSuda says:

    Siapapun akan bisa menjadi ksatriya sejati, berani membela kebenaran bagi diri sendiri dan orang lain, saat jiwa raganya tulus terpanggil untuk mengabdi secara ikhlas demi kepentingan bersama…

  34. julie says:

    ia dinamai ksatria cahaya karena terus memancarkan cahaya sejati dari jiwa dan raganya

  35. 2R says:

    Setiap pria pasti akan merasa bangga menjadi ksatria itu

  36. orange float says:

    baru tahu ternyata ada ksatria cahaya selain ksatria baja hitam :)

  37. orange float says:

    baru tahu ternyata ada ksatria cahaya selain ksatria baja hitam

  38. edratna says:

    Marilah kita menjadi ksatria cahaya, yang bisa memberi cahaya kehidupan lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain

  39. yanrmhd says:

    ksatria cahaya, sosok yang bisa menjadi contoh
    dengan keyakinannya ia menjalani hidup meskipun banyak rintangan yang akan menghadang dan dengan ‘kegilaannya’ menuju kebijaksanaan…

    mantafff ^.^

  40. ma’af sobat, ada pengumuman ni tentang kontes seo. yu’ ikut meramaikan, terima kasih :D54
    http://www.indositehost.com/kontes-seo.php

  41. termasuk kesatria cahaya kah diri ini ?

  42. queeny_o says:

    dari buku paul coelho yang mana ini

  43. Didien® says:

    tulisan yg ini cukup menarik hati saya membaca berulang-ulang mas…entah mengapa bisa seperti itu?
    mungkin kena bgt di hati saya hehehe.. *lebayyy*
    pakabar sob?

    salam, ^_^

  44. Eka JaHe says:

    ksatria cahaya tidak perlu pelindung apapun, karena di akan bercahaya setiap saat untuk menerangi jiwa yang gelap….

  45. vany says:

    wow…
    paulo celho ya, mas?
    aku br baca bukunya yg the alchemist…hehehe

    kyknya buku yg ini menarik jg, mas…
    pinjam dong… :D

  46. cempaka says:

    hebat ya ksatria cahaya bisa brsikap bijaksana walau denagn kegilaannya

    bagaiman dengan kita ya kak??

    Untuk hal yang katanya “normal” saja.. kadang kita tak mampu bijaksana (kita=saya) hehehheh

  47. asop says:

    Wow… saya suka kalimat yang terakhir. :D

  48. andipeace says:

    setiap manusia ga ada yang sempurna..

    salam adem ayem

  49. iwan says:

    seperti ultraman kah? :D

  50. Caride™ says:

    ksatria cahaya…hmmmmm sebutan yg bagus hehehe..
    aku adopsi ah namanya…
    trimakasih

  51. Kakaakin says:

    Tuk menjadi ksatria cahaya, seseorang harus berpegang teguh pada hatinya, nggak perlu mendengarkan bisik2 yang menyesatkan :D

  52. PakOsu says:

    Cerita indah, menggugah dan inspiratif. Salam

  53. tadinya aku pikir postngannya tentang film.
    ternyata tentang inspirasi.
    terimakasih mas.
    jadi lebih mengahargai kepercayaan orang sekarang.

  54. fanny says:

    jadi teringat satria baja hitam

  55. itempoeti says:

    ksatria cahaya adalah mereka yang mampu mengalahkan musuh sejatinya.

    nafsu angkara, kesombongan, dan

  56. itempoeti says:

    nafsu angkara, kesombongan, curiga dan syak wasangka adalah musuh sejati yang harus ditundukkan agar cahayanya bisa menerangi kegelapan.

  57. yustha tt says:

    Yess! Sekali lagi ttg Paulo Coelho..
    Rasanya ita punya kegemaran yang sama mas…

    I like this much…
    http://celoteh4ti.wordpress.com/2009/01/20/ksatria-cahaya/

  58. Nice dispatch and this enter helped me alot in my college assignement. Gratefulness you as your information.

Leave a Reply

:D :_: y_ |_| ~_~ more »