Managing with the Gurus

Buku ini saya peroleh dari sahabat blogger, Guskar namanya. Awalnya Bundo mengadakan kuis berhadiah yang cukup menguras isi otak, dan Guskar adalah sponsor utamanya.  Secara iseng tapi cukup serius mengikuti  kuis itu, eeh ternyata saya menjadi salah satu pemenangnya. Dan hadiah yang saya peroleh adalah buku ini, judulnya Managing with the Gurus, ditulis Carol Kennedy.

Entah ada angin apa kok buku yang saya dapat, isinya bercerita tentang ilmu manajemen bisnis. Berraaaaaaaaaat. Sepertinya Guskar tahu dengan tidak sengaja, kalau akhir-akhir ini saya sedang ingin belajar tentang manajemen bisnis, sehingga hadiah itu sepertinya ya memang disiapkan buatku. Wealaah… kok over pede gene.. Trus.. 2 minggu kemaren, Wi3nd mengajakku untuk menuliskan mimpi di blognya, dan kutuliskan kalau mimpiku, saya ingin sekolah lagi di Harvard Business School. Hahaaaaa….. mimpi yang overdosis.

Tapi gak mengapa, ternyata secara diam-diam, buku ini berisi tentang kumpulan pemikiran manajemen bisnis dari para Guru Manajemen, dan sebagian besar guru-guru itu ternyata berasal dari Harvard Business School. Buku ini berkisah tentang berbagai segi manajemen yang ditulis dari para guru dalam berbagai perspektif, mulai dari Manajemen Manusia, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Waktu, Manajemen Informasi, Manajemen Mutu, Manajemen Global, dan seterusnya.

Daan.. setelah saya menyelesaikan membaca buku itu, ternyata yang nyantol di otak saya, dan yang cukup meng-upgrade otak ke level yang lebih baik adalah tentang Kepemimpinan dan Visi. Saya akan mengutip beberapa poin penting dari dua hal itu disini, ya mungkin bisa menambah pengetahuan teman-teman juga, atau mungkin bisa buat bahan bikin skripsi. Hehee..

Tentang Kepemimpinan. Warren Bennis dalam On Becoming a Leader menyatakan bahwa dalam alam perilaku manusia, tidak ada sesuatu pun yang tidak bersentuhan dengan subyek kepemimpinan dan kepengikutan. Seorang pemimpin ‘mengelola mimpi’ dalam organisasi, mereka mempunyai kemampuan untuk ‘menciptakan suatu visi yang memaksa’, yaitu yang membawa orang ke tempat yang baru, dan kemudian menerjemahkan visi itu menjadi kenyataan. Betapa pentingnya memberikan kesempatan kepemimpinan eksekutif sejak dini dalam karier, karena hal itu memberi dorongan, memicu semangat can-do, dan mengilhami kepercayaan diri.

Ada perbedaan signifikan antara pemimpin dengan manager. Dalam dunia bisnis, pemimpin berarti direktur, sedangkan manager berarti manager. Sedang dalam dunia politik, pemimpin berarti presiden, sedangkan manager berarti menteri.  Dalam kehidupan sehari-hari, pemimpin berarti pemimpin bagi diri sendiri, sedangkan manager berarti manager bagi diri sendiri. Berikut letak perbedaannya.

Pemimpin berinovasi, manager menerapkan. Pemimpin adalah aslinya, manager adalah salinannya.
Pemimpin mengembangkan, manager memelihara. Pemimpin berfokus pada manusia, manager berfokus pada sistem dan struktur. Pemimpin mengilhami tumbuhnya kepercayaan, manager bersandar pada kendali. Pemimpin punya perspektif jangka panjang, manager punya perspektif jangka pendek. Pemimpin bertanya apa dan mengapa, manager bertanya bagaimana dan kapan. Pemimpin selalu memperhatikan cakrawala, manager selalu memperhatikan angka terakhir. Pemimpin yang memulai, manager menirunya. Pemimpin menantang status quo, manager menerima status quo. Pemimpin adalah dirinya sendiri, manager adalah serdadu yang baik. Pemimpin melakukan hal yang benar, manager melakukan hal dengan benar

Tentang Visi. Manusia akan mati bila tidak memiliki visi. Tom Peters dalam Thriving on Chaos menyatakan bahwa visi adalah moral sekaligus estetis. Visi datang dari dalam, juga dari luar. Visi adalah pribadi, lalu berpusat pada kelompok. Mengembangkan suatu visi adalah proses artistik yang kacau, dan menjalaninya dengan penuh keyakinan adalah menggairahkan. Dalam kenyataannya tidak semua visi itu mampu dijalaninya dengan efektif. Lalu visi yang bagaimana yang dianggap efektif ?

Visi yang efektif itu mengilhami. Visi yang efektif itu jelas, dan bercerita tentang keunggulan. Visi yang efektif berkesan wajar di pasar, dan memberi tekanan pada fleksibilitas, tahan uji dalam dunia yang bergejolak. Visi yang efektif harus mantap, tetapi terus mendapat tantangan. Visi yang efektif menjadi penunjuk jalan dan kendali bila semua hal lain sudah berantakan. Visi yang efektif ditujukan untuk memberi kuasa terlebih dulu pada diri sendiri, baru kemudian pada orang lain. Visi yang efektif siap untuk masa depan tetapi menghormati masa lalu. Visi yang efektif dilaksanakan secara rinci, bukan dalam garis besarnya saja.

Dan terakhir kutipan Peter Schwartz dalam The Art of the Long View menuliskan, “Saya tahu bagaimana dunia dapat berubah. Saya tahu cara mengenalinya bila perubahan itu benar terjadi, dan jika memang berubah, saya tahu apa yang harus saya lakukan.”

73 comments

  1. Bener lah, kalo kita gak punya visi, mimpi hanya jadi mimpi, gak akan keluar cara-2 utk mewujudkannya.
    Wah… emang lebih enak punya perush sendiri, jadi kita yg jadi pemimpinnya, dan bukan jadi manager saja…

  2. Ga sia-sia kan moudy menguras otak buat ngejawab kuis bundo itu. **hadiahnya pas ya, kuis yang sulit dengan hadiah sebuah buku yang cukup berat dan bermanfaat.

  3. doohh…sekarang minat bacaku lagi parah-parahnya niy. tapi kalo ada yang ngadoin buku kaya Om Guskar bisa sembuh kali ya malasnya…heheheh…maunya :)

  4. klu nda punya visi 9imana mu mewujudkan ituh smua?yah kan imauw?

    yah setidakna sebelum ke harvard,imauw da baca bukuna dulu,jadi nanti taon 2011 bisa beran9kat ke harvard dan kuliah disanah,amiin..

    seman9aaaddd. ^^”

  5. Hadir untuk menyapa dan menjabat erat sahabat.
    Selamat ya atas hadiah kuisnya. Wah jadi pengin dapat juga….
    Kapan ya ada kontes atau kuis lagi?
    Salam hangat jabat erat dariku.

  6. pemimpin tak lahir dari proses formal akademis. pemimpin sejati hanya terlahir dari sebuah proses kehidupan yang terpikul dan memikul natur.

    apalagi jika kita berharap adanya pemimpin yang visioner….

  7. Walaupun berat tetapi akhir khatam itu namanya udah nggak berat lagi bro.
    Tapi mimpi sekolah di Harvard Business School itu perlu diwujudkan segera….

  8. @ imauw :

    hihihi.bahasa in99risku ajah abrak mawur:D
    tapi klu imauw mu blajar bolehlah,skalian daku ju9a memperlancar in9lishna hehe

  9. HEBAT !!!

    SELAMAT udah menang

    diliat dari judulnya berat memang tu bahasan, tapi yang berat2 malah bikin otak gak berkarat toh

    selamat mengejar mimpi om !!!
    aku juga pengen ngelanjutin seklah di luar pake beasiswa, tapi gak sekarang ah. :mrgreen:

  10. bagus bukunya sepertinya.. saya selalu suka buku2 kepemimpinan. saya suka kata2 “manusia akan mati bila tidak memiliki visi.”

    coba nanti saya cari ah.. siapa tau bisa free-download.. *eh* :D

  11. Assalaamu’alaikum

    Saat saya membaca tulisan emouldy di atas, saya jadi terpesona dengan olahan bahasa dari perenggan ke perenggan. Sungguh menarik dan mantap sekali. ternyata jika kita rajin membaca dan menulis kita akan punya kemahiran yang sangat baik dalam pengolahan bahasanya.

    Saya sangat tertarik dengan ulasan terhadap buku tersebut. isi kandungan yang membincakan bicarawara para penulis hebat itu cukup mengesankan untuk kita ambil manfaat dan hikmahnya. TAHNIAH JUGA BUAT EMOULDY KERANA MENDAPAT HADIAH YANG SANGAT BERNILAI TINGGI DARI ASPEK MENGANGKAT SEMANGAT UNTUK TERUS MAJU DAN SUKSES DALAM BISNISS. Semoga berjaya menuju puncak.

    Salam mesra dari Sarawak, MALAYSIA.

  12. Selamat siang Elmoudy, ada satu bab yang ketinggalan El yaitu seorang pemimpin yang handal juga memiliki kecerdasan emosional, kecerdasan lain yang amat berperan bagi keberhasilan hidup yaitu kecerdasan spiritual. dengan kompleksitas kepribadian manusia kecerdasannyapun tidak tunggal, tetapi jamak,jika hal tsb dapat terwujud seorang pemimpin dapat menggapai kedalaman makna hidup yang membahagiakan. Trims

  13. Tadi udah ngomen, pas klik ‘kirim’ pas Speedy down huhuhu ~_~
    Btw buku kayak gitu, sama kayak Q, otak saya pasti langsung meledak, bang :D hehehe. Beraaadddd… :D selamat membaca sampai tetes terakhir, bang *apa coba?* huwehehehe…

  14. Assalamu’alaikum, selamat atas hadiah bukunya, kita memang harus berani bertindak mewujudkan mimpi dan cita2 kita, krn kalau tidak percuma (Dewi Yana)

  15. hebat, begitu diberi, langsung dilahap! pasti nambah banyak deh ilmunya. menyenangkan sekali bisa memperoleh tali asih yang menambah wawasan seperti buku ini, ya.

    selamat buat persembahan bukunya…

  16. Resensi film…resensi buku…sama2 bagus ulasannya kang…
    saya suka dengan tulisan kang Elmoudy…
    buku diatas, lumayan bacaan berat yah…disimpulkan dengan quote2 Kepemimpinan dan Visi..keren kang…Like It… :sip:

  17. syukur deh klo elmoudy sdh menyelesaikan membaca. dan sangat benar klo 2 kesimpulan itu yg didapatkan.
    pengertian visi kalo disederhanakan dlm istilah jawa adalah “niat ingsun”, sebuah niat yg kuat untuk mewujudkan satu keinginan yg ke depannya memberikan dampak yg besar

  18. saya malah ga tau mana buku yg berat dan yg tidak berat? hehehe..pokonya asal itu bisa di baca berarti ya ga berat hehehe… kalo buku dg tulisan jepang,china,india dan thailan baru itu berat deh hihihih *kidding*
    selamat kang atas hadiah bukunya, pas banget dengan kebutuhan nya kan?

    salam, ^_^

  19. Semakin banyak blog teman2 yang resensi buku nih. Dan jawaban saya selalu: “saya juga jadi kepingin baca buku itu” :D

    Atau kalo mas berbaik hati, kirim ke saya ya hahaha y_

  20. Asslamualaikum,
    Apa kabar Bang El:), lama nian tak berkunjung ke sini, kangen juga:)

    Hmm, tampaknya itu memang buku yg sangat berat, apalagi buat otak aku yang lemot ini…Selamat ya atas hadiah bukunya.

    Menurutku tidak ada mimpi yg overdosis Bang, selama masih di dunia maka insyaALLAH itu masih mungkin untuk dicapai kok, Sumpah!!! hehehe…

    Terkait dengan kepemimpinan, bisa tidak ya dianalogikan kalau pemimpin itu sm dengan visi sementara manager itu sm dengan misi nya?…intinya yg ingin aku sampaikan adalah tulisan ini juga berat hehehe…

  21. huaaaaa senengnya dapet buku gratisss…
    ow.. itu toh perbedaan manager & pemimpin..

    trus mimpi dikau, jadi manager atau pemimpin?!

    ps. sekalian mo ngundang ke acara amprokan blogger di bekasi tgl 6-7 maret. gratisss
    dateng yaaaa

  22. Buku tingkat tinggi.. Ampuuuuunnn y_

    Keren bisa sampe tamat bacanya…
    terima kasih sudah memberikan reviewnya kepada kami, sehingga kami bisa membacanya secara santai…

  23. Hadir untuk menyapa dan menjabat erat sahabat.
    Selamat ya atas hadiah kuisnya. Wah jadi pengin dapat juga….
    Kapan ya ada kontes atau kuis lagi?
    Salam hangat jabat erat dariku.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

+ 32 = 42