17.12.2009 | 35,737 views

Tak pernah tahu kenapa hidup itu perlu. Beberapa pertanyaan tentang kemana mata harus diarahkan, dan untuk apa pikiran musti dipekerjakan. Jika semua yang tercerap oleh indera dan nalar, adalah ceceran kebingungan yang tak pernah pasti.  Sedikit menawarkan obsesi, lantas  menguapkan ilusi. Dan dimana tongkat eksistensi layak untuk ditegakkan. Jika ini adalah anomali dari pergerakan arah hidup, kapan dan bagaimana ini harus dihentikan.

Setiap materi yang mengisi ruang sadar, seolah tak pernah ingin memberikan jeda untuk berhenti sejenak. Semua menggumpal dalam darah dan sesekali menyumbat di antara jejaring syaraf otak. Luapan dan bahkan ledakan imajinasi menjadi satu-satunya alasan, sekedar membuang orgasme yang hambar. Lelah, letih.. menampung semua aliran kimiawi itu. Jika saja tubuhku tersedia elemen antimateri, maka persenyawaan baru akan mengubah segalanya.

Pergilah kemana hati membawamu. Tagline ini telah menjadi nadi bagi pergerakan wujudku. Pergi.. dan pergi.. menjadi agenda abadi sampai pada titik persinggahan terakhir. Tapi kemana kaki harus dilangkahkan, dan dimana pula saat ini kaki berpijak. Seolah bumi sedang berjarak, dan atap langit merapatkan diri. Mungkin aku bukanlah aku yang tahu perwujudan akan aku. Jika ini adalah kehilangan akan sebuah eksistensi diri, maka kupahami bahwa aku telah mati.

Pendalaman atas kematian telah memberiku jawaban atas segalanya. Mati di saat seluruh unsur kehidupanku terkumpul, lalu terhisap ke dalam sebuah lubang hitam… lenyap. Mati di kala raga masih menyisakan nafas, mati di kala ego ataupun superego patut dibenamkan dalam-dalam. Tak diperlukan lagi ambisi, harapan, dan bahkan cinta. Karena kematian adalah ruang dimana materi kimiawi tak mampu bergerak. Dan pikiran serta imajinasi membeku pada titik bekunya. Kematian itu, menjadi gua pertapaan bagi jiwa yang ingin mencari, dan ia telah sampai pada apa yang dicarinya.

Jika memang masih ada tempat untuk kembali, maka dunia sudah selayaknya berubah dan langit sudah tidak berwarna hitam lagi. Tapi jika ini adalah sisi dunia yang membuatnya damai selamanya, maka ia akan terus menghuninya, menyetubuhinya, menghirup aromanya  –  hingga Tuhan benar-benar akan memanggilnya.

Dan nyanyian ini menjadi menu penutup dari perjamuan yang tidak biasa. Letto, Sejenak.

Sebelum waktumu terasa terburu
Sebelum lelahmu menutup mata
Adakah langkahmu terisi ambisi
Apakah qalbumu terasa sunyi

Luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
Berikanlah rindumu pada denting waktu
Luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
Dan lihatlah warna kemesraan dan cinta

Sebelum hidupmu terhalang nafasmu
Sesudah nafsumu tak terbelenggu
Indahnya membisu tandai yang berlalu
Bahasa tubuhmu mengartikan rindu

Comments

nakjaDimande

selalu ada tempat untuk kembali dan melangkah dalam hijrah..

Dec 17.2009 | 11:40 am

batavusqu

Salam Takzim
wah saya ga paham, bahasanya tinggi banget tapi tetap sadar akan perjalanan, semoga perjalanannya ditahun baru 1431H diberikan pelita ya oleh Gusti Allah
Salam Takzim Batavusqu

Dec 17.2009 | 12:09 pm

batavusqu

Salam Takzim
Selamat siang Juragan
Maap izin menyampaikan saja
Karena besok Tahun Baru, Met tahun baru juga ya, semoga kesuksesan tetap pada diri juragan
Salam Takzim Batavusqu

Dec 17.2009 | 12:10 pm

bundadontworry

Pergilah kemana hati ini membawamu, beserta ridhaNYA, dlm tiap langkah.
salam.

Dec 17.2009 | 12:40 pm

HE. Benyamine

Pergilah kemana hati membawamu … saat dalam perjalanan mengikuti hati membawa, pernahkah ada tanya kepada hati mengapa ia membawanya ke arah itu.

Pergilah kemana hati membawamu … saat melangkah mengikuti hati sudahkah ia dibersihkan, karena hati yang buram tidaklah tahu arah yang dituju.

Dec 17.2009 | 02:42 pm

tary

met sore mas moudy, sore ini aku baru sempat mengunjungimu.
nice posting, dalem banget kata-katanya mas, jadi bahan renungan.
mengenai kematian…sangat jarang sekali kita merenungi hal ini, kita sering takut akan kematian, tapi kita tak pernah mau tau tentang kematian itu sendiri. yah semoga saja, kemanapun langkah kita, kita selalu sadar bahwa hanya kepadaNya lah kita kembali.

Dec 17.2009 | 03:01 pm

mandor tempe

Tahun depaan harus lebih baik dari tahun yang telah lalu. Tahun depannya lagi harus lebih baik juga. Perjalanan dari tahun ke tahun sudah seharusnya ada peningkatan seiring tubuh yang melemah.

Dec 17.2009 | 05:12 pm

arkasala

Pergilah kemana hati membawamu, saya suka kata ini Mas …. ketika kita meluruskan niat dalam hati maka akan menemukan langkahnya. Duh pesannya dalam banget di artikel ini. :sip:

Dec 17.2009 | 06:24 pm

bri

bri like this (kyak di facebook)
setuju memang hati ini harus dibawa pergi
kemana?
memang setuju klo kematian ituh datang pasti
prepare….
thanks buat tulisanya om moudy^^
dapet visual bagus juga kata dalam maknanya
semangat..smile^^

Dec 17.2009 | 06:29 pm

tuteh

y_ 3 kali saya bacanya, bang! Beratttt! Ngeri nih tulisannya y_ manteb, bang… saya masih mencari2 bagian otak saya yang mana yang bisa memahami tulisan ini dengan utuh. Sumpah… bikin buku aja, bang :D

Dec 17.2009 | 06:59 pm

Nova Imoet

bahsa tingkat tinggi…
postingnya bagus..

sekali2 bikin artikel santai dunk…:):)

Dec 17.2009 | 09:52 pm

m4stono

hidup itu perlu….sebab kalo gak hidup maka dia ndak bisa mikir mengapa dia harus hidup? :D

Dec 17.2009 | 10:06 pm

Khairuddin syach

Selamat Tahun Baru Islam 1431 H. Moud. Dengan datangnya tahun baru ini, semoga semangat untuk membangun kemegahan akhirat lebih kuat dari semangat untuk membangun kemegahan dunia.

wassalam

Dec 17.2009 | 10:13 pm

Astaga.com lifestyle on the net

Dalem banget kata-katanya mas. Sampe 2x baca saya masih ora mudeng hehe… Selamat Tahun baru Hijriah mas ;)

Dec 17.2009 | 10:15 pm

sunarno

aku datang dan membawa serangkum doa semoga sobat semakin baik di tahun yang baru ini.
salam

Dec 17.2009 | 10:46 pm

yos

Sebelum waktumu terasa terburu
Sebelum lelahmu menutup mata
Adakah langkahmu terisi ambisi
Apakah qalbumu terasa sunyi

Luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
Berikanlah rindumu pada denting waktu
Luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
Dan lihatlah warna kemesraan dan cinta

Sebelum hidupmu terhalang nafasmu
Sesudah nafsumu tak terbelenggu
Indahnya membisu tandai yang berlalu
Bahasa tubuhmu mengartikan rindu

12 baris ini lebih indah dari pada berpuluh2 baris diatasnya… tahu maksunya ngga mas…
hihihihihihi
:D

Dec 17.2009 | 11:09 pm

yos

loh…
komntar yos kok ngga nongol…
tadi perasaan udah komntar deh,,,
kemna ya… ~_~

Dec 17.2009 | 11:18 pm

ebook bisnis

halo mau ajakin tukeran link…link u dah gw pasang di http://1ebookbisnis.blogspot.com/2009/08/tukeran-link.html dengan nama Elmoudy

pasang link gw juga ya

link : http://1ebookbisnis.blogspot.com
nama : Ebook Bisnis

Dec 18.2009 | 12:32 am

HumorBendol

:sip:
Hanya berdecak kagum.
Bagus banget bro…
Makasih

Dec 18.2009 | 12:44 am

dobleh yang malang

senang rasanya mendapat postinganmu bang
keren
salam hangat selalu

Dec 18.2009 | 12:55 am

Siti Fatimah Ahmad

Assalaamu’alaikum

SAHABAT
Walau…
Langkah tak bertemu
Tangan tak berjabat (perempuan sahaja ya)
Ucapan tak terdengar
Izinkan hati ini memohon maaf
Atas segala…..
Sikap dan lisan yang tak terjaga
Janji yang tak terkota
Hati yang kerap berprasangka (insya Allah tiada)
Sepanjang setahun perkenalan kita
Selama persahabatan kita terjalin di dunia maya
Terima kasih atas kasih sayang dalam ukhuwwah yang dicerna
Semoga kita selalu di dalam perlindungan-Nya

SELAMAT MENYAMBUT MA’AL HIJRAH 1431
Salam Awal Muharam dan salam manis dari saya di Bangi, Selangor, MALAYSIA.

SITI FATIMAH AHMAD

Dec 18.2009 | 04:47 am

agnes sekar

Selamat pagi Elmoudy, kebanyakan orang ingin bebas dari suara hati nurani yang terus mendesak mereka. Kita perlu menjaga hati nurani agar tetap murni karena hati nurani dapat menjadi sumber yang sangat berharga untuk mendapatkan petunjuk Sang Pencipta dalam setiap situasi. Jangan sampai terdampar pada perjalanan sunyi yang tiada bertepi, temui hatimu, kenali hatimu, kembali kepada jati diri yang sesungguhnya. Terima kasih postingannya, Sukses untuk anda.

Rrgards, agnes sekar

Dec 18.2009 | 07:04 am

bri

salam pagii met pagii
met ahun baru islam 1431 hijriah
support yang ne ea om^^
http://dhila13.wordpress.com/2009/12/17/tasbih-bukan-kontes-biasa-sticky/#comment-7107
smile morning

Dec 18.2009 | 08:17 am

gusthy

terus terang saya tidak begitu ngeh…sastra banget hehehe..
Ikut hati nurani saja !!! kata orang “hati nurani tidak pernah bohong”

Dec 18.2009 | 11:26 am

zulhaq

tak perlu berpikir untuk arah yang mana yang dipilih, serahkan semua pada hati yang ikhlas dan tawakkal. karena dia akan membawa kita pada tujuan yang sebenarnya, yaitu tujuan hidup setelah mati :)

Dec 18.2009 | 01:03 pm

imadewira

mohon maaf deh, saya kurang ngerti maksudnya, kayaknya perlu baca sekali lagi nih

*fokus-fokus…
**blogwalking sambil main fesbuk sih..

Dec 18.2009 | 01:41 pm

plentiswae

Semua orang akan mati, tetapi tidak semua orang benar-benar hidup ^.^

Dec 18.2009 | 04:01 pm

herdianto

sunyi… krik krik krik

* salam kenal mas

Dec 18.2009 | 05:02 pm

antokoe

suara hati ini adalah suara sesungguhnya

Dec 18.2009 | 05:38 pm

aliaz

ragamu masih mendarat dibumi, jiwamu takkan kemana.

Dec 18.2009 | 06:23 pm

aliaz

ragamu masih mendarat di bumi, dan jiwamu takkan kemana.

Dec 18.2009 | 06:25 pm

andi

ikuti kata hatimu,
selamat tahun baru 1431H sobat
salam,

Dec 18.2009 | 07:09 pm

JR

wakh keren sekali tulisannya…sampe sampe saya tertegun membacanya

Dec 18.2009 | 07:16 pm

tuteh

Happy Islamic New Year 1431 H, bang :D y_ kalo ke sini, nggak lupa sama emo yang satu ini : y_

Dec 18.2009 | 07:31 pm

Alfaro Lamablawa

slalu ada pilihan untuk melangkah..tergantung kita siap atau tidak.
salam kenal..
nice to read

Dec 18.2009 | 08:06 pm

vizon

perjalanan ini takkan pernah sunyi, selalu ada bunyi yang mengikuti. biarkan ia mengalir dengan tenang dan sesekali gemuruh, insya Allah cahaya terang penuh damai kan kau temui di ujung sana… :)

Dec 18.2009 | 08:10 pm

singal

ketika langkah menuju kematian
tidak kuasa menghentikannya
ketika terlihat puncak kebinasaan
tidak kuasa meruntuhkannya

maka aku terdiam
terdiam
terdiam
langkahku berhenti
dan puncak itu runtuh.

Dec 18.2009 | 08:48 pm

Hariez

dari hati yang terdalam pula mohon maaf baru bisa berkunjung lagi sob…masih ngurusin kerjaan akhir taun nehh.. :((

yapzzz..Ikhlaskan semua Kepada Dzat Sang pencipta semoga hati ini pun ikut ikhlas <_>

selamat malam & selamat beristirahat :D

-salam- ^_^

Dec 19.2009 | 12:21 am

Joko Setiawan

Hhmm…SUnyiiiiii…..

Dec 19.2009 | 01:54 am

elia|bintang

gue masih mencerna tulisannya.. kalo pendalaman akan kematian bisa membuat kita manusia yg berbeda, itu karena kita lebih bisa menekan ego dan menyatu bersama semesta kyknya ya y_

Dec 19.2009 | 03:53 am

alamendah

(maaf) izin mengucapkan selamat tahun baru hijriyah 1 Muharam 1431 H.
Semoga rohmat Allah semakin melingkupi kita.

*Maaf agak keluar tema

Salam,
Alamendah

Dec 19.2009 | 05:56 am

Meidy

Merinding.. Nice posting! Cuma gambarnya kok ngeri gitu yah..

Dec 19.2009 | 06:58 am

yangputri

perjalanan yang sunyi bang…??

sini aku temani hingga ke ujung dunia…
xixixixixiii

Dec 19.2009 | 08:42 am

dias

halangan di depan itu hanya sebuah kabut jadi pasti gampang untuk di lewati :)

Dec 19.2009 | 12:51 pm

Yessi

tapi apakah hati masih selalu bisa dipercaya?
terkadang polusi menyelimutinya. hingga hati murni tak lagi membawa kemana kita pergi..

ah..entahlah

Dec 19.2009 | 01:36 pm

ipied

duh bikin saya ikutan jadi makin merenung :(

Dec 19.2009 | 02:57 pm

wi3nd

follow your passion ajah..

terkadan9 aku suka kesunyian..

have nice week end yah,dibikin enak ajah..tidurrrrrr hehheehehe..

**do somethin9 different that you ever do ;)

Dec 19.2009 | 03:34 pm

Irfan

sebelum hidupmu terhalang nafasmu….
*jadi berpikir udah berbuat apa selama hidup…

Dec 19.2009 | 04:48 pm

ruang hati

sunyi dalam keramaian, jiwa kita terkadang gersang ditengah telaga air, namun kasih Illahi senantiasa memberikan kedamaian di hati kita semua

Dec 19.2009 | 04:50 pm

Meli

|_| Aduh kata-katanya buat mumet aja….Tapi, kembalilah, sebelum terlambat :D

Dec 19.2009 | 04:56 pm

tary

aku mampir lagi mas moudy

Dec 19.2009 | 06:19 pm

dobleh yang malang

met berakhir pekan kawan
salam hangat selalu

Dec 19.2009 | 06:20 pm

and1k

tahun baru perilaku baru

Dec 19.2009 | 08:38 pm

tukangpoto

Selamat malam mas moudy,hanya sejenak berkunjung menghilangkan penat demi meneruskan kepastian malam…

Dec 19.2009 | 10:50 pm

Karl

Just passing thru~_~

Dec 20.2009 | 12:00 am

Khery Sudeska

Kematian, hijrah pada keabadian…:sip:

Dec 20.2009 | 12:29 am

Rizal

salut buat kata2 nya bro ..:sip:
saya tidak mengerti tapi saya menangkap tujuan dari postingan ini ..
sukses selalu ..:cofe:)

Dec 20.2009 | 08:41 am

zee

Pergi kemana hati membawamu. Aku setuju dengan itu, karena hati tidak bisa bohong. Tapi hati juga bisa salah, jadi itulah gunanya logika di kepala kita, sebagai balance dari bisikan hati…. :)

Dec 20.2009 | 11:59 am

mamah aline

pencerahan baru dalam langkah di tahun baru hijriyah, untaian kalimat yang penuh makna mas

Dec 20.2009 | 02:06 pm

RitaSusanti

Yang terpenting jangan sampai jiwa kita mati di saat raga masih tegap berdiri…Berhenti sejenak mungkin satu solusi untuk bisa kembali menatap arah mana yang akan kita lalui, tetap optimis meski mungkin suatu saat kesunyian itu akan datang kembali…Karena itulah dinamika hidup, sesuatu akan selalu datang dan pergi…Dan pergilah kemana hati membawamu…

Dec 20.2009 | 02:31 pm

itempoeti

mati dalam hidupnya…
hidup dalam matinya…

dari Dia kembali ke Dia…
hampa…
kosong…

Dec 20.2009 | 02:31 pm

julie

segala apa yang terjadi hanyalah ujian untuk menuju tempat yang lebih tinggi

Dec 20.2009 | 06:09 pm

Kika

Luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
Berikanlah rindumu pada denting waktu
Luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
Dan lihatlah warna kemesraan dan cinta

Aku suka sekali dengan yang ini. Asyiikkk…

Dec 20.2009 | 07:44 pm

Kakaakin

Yah… selalau ada tempayt tuk kembali…

Salam kenal Mas…
Thanks udah mampir ke blog saya…

Dec 20.2009 | 09:16 pm

farus

hidup penuh coba dan uji hadapilah hidup dengan ikhlas…….~_~

Dec 20.2009 | 10:27 pm

kidungjingga

pergi kemana hati akan membawamu..?

semestinya akan menjadi benar, ketika hati tahu fitrahnya berada dimana.
lantas siapa yang menginginkan “mati sebelum benar2 mati?” ga mungkin hati yang menginginkannya. di saat raga masih tegak, ga mungkin mematikan hati, bahkan ketika otak menginginkannya.

hmmm.. mungkin saya yang salah membacanya.
*ulangiiiiii….

Dec 20.2009 | 11:24 pm

srex

Berkunjung…..
Penggambaran tentang kematian atau apalah yahh…., mungkin hakikat kehidupan yaa…agak sult dimengerti olehku, tp gapapalah…ber filsafat dikit di blog ya mas….

Dec 20.2009 | 11:33 pm

harry seenthing

sungguh luar biasa sekali tulisannya, pergilah selagi engkau pingin pergi, carilah tempat yang terindah yang akan engkau dapati, semoga sukses teman

Dec 21.2009 | 04:42 am

Desri Susilawani

aku juga pergi…mengikuti jejak langkahmu…jangan lupa ajak aku ke arah kebaikan ya..

Dec 21.2009 | 07:44 am

Bisnis Pulsa Elektrik

Sunyi alam ini sunyi jiwa ini. Tapi damai ada bergelayut dalam kesunyian

Dec 21.2009 | 10:33 am

linduaji

berkunjung bung!!! mencari hiburan di panasnya hari!

Dec 21.2009 | 01:11 pm

Qie

great post.. tapi ini bahsanya terlalu tinggi. yg penting terus semangad yak oom :D

Dec 21.2009 | 02:28 pm

Anonymous

semoga langkah kaki, panduan hati.. tetap
digerakkan oleh sang pemilik alam semesta ini.

Dec 21.2009 | 07:19 pm

nia

ada banyak bahagia yang akan dijumpai jika sedikit waktu untuk jiwa itu bisa dinikmati..

ada bahagia2 selanjutnya jika sedikit waktu itu kalbu disiram oleh cahaya dari cinta-NYA.

Dec 21.2009 | 07:29 pm

narsis

satraisme habis nih !!! mantap!!

Dec 21.2009 | 09:29 pm

ruang hati berbagi

Siapapun Kita semua yang ada di dunia sekarang. baik itu seorang pelajar atau pejabat, baik seorang jendral maupun kopral, baik seorang mahasiswa ataupun taruna, baik itu seorang penjahat ataupun pelacur, baik itu seorang koruptor atau pun director, baik seorang menteri ataupun seorang peragawati. Kita semua terlahir dari rahim ibu, ibu yang dengan tulus ikhlas mengandung merawat dan membesarkan kita hingga sekarang kita menjadi seperti ini. Coba saja kalo ibu kita tidak ikhlas mungkin kita sudah di aborsi. Ketika kecil kita sakit beliau merawat kita, ketika kita belum bisa berjalan, beliau menuntun kita, ketika kata belum terucap beliau membimbing kita. Siapapun ibu kita entah renta atau masih muda, entah masih bersama kita ataupun sudah tiada, mari kita ucapkan terima kasih pada beliau, mari kita kasihi beliau sebagaimana kita dulu beliau kasihi, Ya Tuhanku berikanlah tempat teramat istimewa bagi ibuku tersayang.

Selamat Hari Ibu

Dec 22.2009 | 04:42 am

ata

..
dalem banget sob..
thanks udah berbagi, bisa buat renungan nih..
..

Dec 22.2009 | 08:56 am

papadanmama

maknanya dalem banget mas
salam :)

Dec 22.2009 | 10:32 am

D3pd

Selamat Hari Ibu, Natal dan Tahun Baru 2010

Dec 22.2009 | 02:56 pm

titie

bagus banget…..siiip….:)

Dec 22.2009 | 03:06 pm

Ngobrol Seputar Bisnis Online

Bahasanya dalam banget nih….sangat bermakna+_+

Dec 22.2009 | 05:31 pm

bee

|_|y_:_:

Dec 22.2009 | 06:21 pm

dobleh yang malang

semangat semangat y,bang
salam hangat selalu

Dec 22.2009 | 07:56 pm

Eka Situmorang-Sir

Bukankah hidup adalah suatu proses penmeuan eksistensi diri yang terus menenerus? Artinya itu adalah proses yang tak berhenti, Jika skr stganan, istirahat dulu..
Kali lain bergerak maju lagi…

Dec 23.2009 | 12:48 am

ALRIS

Suara hati akan menuntun kemana langkah kaki.
Salam

Dec 23.2009 | 10:13 pm

ceriaselamanyah

bacaan berat di pagi hari…
tapi memberikan asupan kesadaran untuk kembali memikirkan eksistensi diri.

sekalian mau ngenalin web baru ni…
sebuah persembahan untuk ibu di hari ibu

http://ruangperempuan.web.id/

Dec 24.2009 | 07:24 am

IHSAN

semoga perjalanan tersebut lancar dan sukses ke arah pembaharuan dan kebaikan

Dec 24.2009 | 09:27 am

demoffy

terkadang kesendirian pun mendatangkan keindahan dalm keindahan…

karena manusia butuh itu juga… y_

Dec 24.2009 | 02:13 pm

Alwi

Dalam banget maknanya …. Pergilah kemana hati membawamu … ikuti kata hatimu … yang sebenarnya selalu membimbing di setiap langkah dalam kehidupan ini, hati yang selalu dihiasi dengan nur ilahi robbi tuk selalu menjadi manusia hakiki, manusia yang selalu berbaik hati dan akan selalu dikenang dan abadi …..

Dec 24.2009 | 02:58 pm

dobleh yang malang

pa cabar bang
selalu menanti post yg baru………….
salam hangat tukmu,bang

Dec 24.2009 | 04:19 pm

Desri Susilawani

jujur saja, belum pernah denger lagu \letto yang ini….biasanya kan udah dikontrak sama sinetron yak…hehehe

Dec 24.2009 | 06:53 pm

HumorBendol

Ditunggu tulisan terbarunya bro…
:)
Salam

Dec 24.2009 | 09:33 pm

yangputri

perjalanannya masih sunyi bang..???

mana ne postnya yg baru ~_~

Dec 25.2009 | 12:35 pm

zee

Hai Moud.
sekarang dikau yg ga updated :D

Dec 25.2009 | 12:35 pm

Festival Museum Nusantara

deep inside.. waduh susah komeng nih :)

Dec 25.2009 | 01:56 pm

Rachmad Widodo

Hebaat! kata dan kalimat yang tersusun dari kedalaman jiwa yang hangat, hati yang ingin mengembara untuk menemukan makna yang hakiki.
Salut!:sip::sip::sip:

Dec 25.2009 | 05:12 pm

Hary4n4

Manteb banget nich tulisan…
Dan memang..kematian adalah pembuka sekaligus penutup bagi segala yg ada dalam diri…

Salam hangat..
Salam damai selalu…. :)

Dec 25.2009 | 06:34 pm

Astaga.com lifestyle on the net

nice article……….

Dec 25.2009 | 09:51 pm

Astaga.com lifestyle on the net

artikel yang bagus…….

Dec 25.2009 | 10:01 pm

Astaga.com lifestyle on the net

nice…..sangat menyentuh

Dec 25.2009 | 10:03 pm

atmakusumah

Salam Mas…
Saya datang untuk silaturahmi…
Tulisannya luar biasa buat saya, sebuah renungan akan kematian, sebuah akhir Perjalanan dari fana kita ini, dan memulai kehidupan yang abadi…
Renungan yang akan selalu membuat kita menghargai setiap waktu dan setiap hembusan nafas dlam diri ini….
Terimakasih postingannya mas…

Dec 25.2009 | 10:41 pm

andipeace

tulisan yang memberikan semangat bagi saya tersendiri mas…
nice post

salam hangat selalu

Dec 26.2009 | 02:15 pm

RitaSusanti

Kemana aja nih bang? kok tumben belum posting lagi?? masih berjalan dalam kesunyian kah?

Sunyi tak selamanya hadir saat kita sendiri, dalam ramai pun sunyi itu terkadang datang menemani…Sejatinya sunyi atau tidak itu sangat bergantung dari suasana hati…

Semoga kebahagiaan selalu menyertai hatimu…

Dec 26.2009 | 04:43 pm

bri

semangat pagii smile morning
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
:) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)

om mouuuuuuuuuuddyyyy^^
kok lum apduet…hohoho..met hari minggu
__unpassion keep smile__

Dec 27.2009 | 09:13 am

julie

moudy..
how are you?

Dec 28.2009 | 02:34 am

Hanif Ilham M

berjalanlah terus, karena waktu juga memilih untuk berjalan terus. blognya bagus, desain dan isinya saya salut pada adminnya, tetep ngeBlog demi kemajuan bangsa yah… hehe… karena putih adalah kawan dari hitam. hehe.

Dec 31.2009 | 09:29 am

ok

ini napak tilas pertama saya disini, salam kenal salam silaturahmi…slamat tahun baru :)

Jan 01.2010 | 12:40 pm

Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO

selalu ada jalan menuju roma :)

Jan 02.2010 | 11:21 pm

widi

Mas,
aku suka tulisan yang ini. Membuatku berpikir.Aku mengerti. Mengerti sedikit apa yang ingin diluapkan.

Yuk minum2 kopi di langit, hihihi.

Jan 03.2010 | 10:04 pm

awan negus

i like it….tak ada kata2 lagi

Dec 01.2010 | 01:25 pm

jonhtor

WOW kereng bgt,,, mangtebs dah
for health

Feb 25.2011 | 09:44 pm

mg

:sip:
membuatku lbih mgerti……

May 07.2011 | 07:24 pm

linalove

salam kenal

Jan 13.2013 | 03:15 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published.

9 + 1 =