Perjalanan Sunyi

Tak pernah tahu kenapa hidup itu perlu. Beberapa pertanyaan tentang kemana mata harus diarahkan, dan untuk apa pikiran musti dipekerjakan. Jika semua yang tercerap oleh indera dan nalar, adalah ceceran kebingungan yang tak pernah pasti.  Sedikit menawarkan obsesi, lantas  menguapkan ilusi. Dan dimana tongkat eksistensi layak untuk ditegakkan. Jika ini adalah anomali dari pergerakan arah hidup, kapan dan bagaimana ini harus dihentikan.

Setiap materi yang mengisi ruang sadar, seolah tak pernah ingin memberikan jeda untuk berhenti sejenak. Semua menggumpal dalam darah dan sesekali menyumbat di antara jejaring syaraf otak. Luapan dan bahkan ledakan imajinasi menjadi satu-satunya alasan, sekedar membuang orgasme yang hambar. Lelah, letih.. menampung semua aliran kimiawi itu. Jika saja tubuhku tersedia elemen antimateri, maka persenyawaan baru akan mengubah segalanya.

Pergilah kemana hati membawamu. Tagline ini telah menjadi nadi bagi pergerakan wujudku. Pergi.. dan pergi.. menjadi agenda abadi sampai pada titik persinggahan terakhir. Tapi kemana kaki harus dilangkahkan, dan dimana pula saat ini kaki berpijak. Seolah bumi sedang berjarak, dan atap langit merapatkan diri. Mungkin aku bukanlah aku yang tahu perwujudan akan aku. Jika ini adalah kehilangan akan sebuah eksistensi diri, maka kupahami bahwa aku telah mati.

Pendalaman atas kematian telah memberiku jawaban atas segalanya. Mati di saat seluruh unsur kehidupanku terkumpul, lalu terhisap ke dalam sebuah lubang hitam… lenyap. Mati di kala raga masih menyisakan nafas, mati di kala ego ataupun superego patut dibenamkan dalam-dalam. Tak diperlukan lagi ambisi, harapan, dan bahkan cinta. Karena kematian adalah ruang dimana materi kimiawi tak mampu bergerak. Dan pikiran serta imajinasi membeku pada titik bekunya. Kematian itu, menjadi gua pertapaan bagi jiwa yang ingin mencari, dan ia telah sampai pada apa yang dicarinya.

Jika memang masih ada tempat untuk kembali, maka dunia sudah selayaknya berubah dan langit sudah tidak berwarna hitam lagi. Tapi jika ini adalah sisi dunia yang membuatnya damai selamanya, maka ia akan terus menghuninya, menyetubuhinya, menghirup aromanya  –  hingga Tuhan benar-benar akan memanggilnya.

Dan nyanyian ini menjadi menu penutup dari perjamuan yang tidak biasa. Letto, Sejenak.

Sebelum waktumu terasa terburu
Sebelum lelahmu menutup mata
Adakah langkahmu terisi ambisi
Apakah qalbumu terasa sunyi

Luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
Berikanlah rindumu pada denting waktu
Luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
Dan lihatlah warna kemesraan dan cinta

Sebelum hidupmu terhalang nafasmu
Sesudah nafsumu tak terbelenggu
Indahnya membisu tandai yang berlalu
Bahasa tubuhmu mengartikan rindu

113 comments

  1. Salam Takzim
    wah saya ga paham, bahasanya tinggi banget tapi tetap sadar akan perjalanan, semoga perjalanannya ditahun baru 1431H diberikan pelita ya oleh Gusti Allah
    Salam Takzim Batavusqu

  2. Salam Takzim
    Selamat siang Juragan
    Maap izin menyampaikan saja
    Karena besok Tahun Baru, Met tahun baru juga ya, semoga kesuksesan tetap pada diri juragan
    Salam Takzim Batavusqu

  3. Pergilah kemana hati membawamu … saat dalam perjalanan mengikuti hati membawa, pernahkah ada tanya kepada hati mengapa ia membawanya ke arah itu.

    Pergilah kemana hati membawamu … saat melangkah mengikuti hati sudahkah ia dibersihkan, karena hati yang buram tidaklah tahu arah yang dituju.

  4. met sore mas moudy, sore ini aku baru sempat mengunjungimu.
    nice posting, dalem banget kata-katanya mas, jadi bahan renungan.
    mengenai kematian…sangat jarang sekali kita merenungi hal ini, kita sering takut akan kematian, tapi kita tak pernah mau tau tentang kematian itu sendiri. yah semoga saja, kemanapun langkah kita, kita selalu sadar bahwa hanya kepadaNya lah kita kembali.

  5. Tahun depaan harus lebih baik dari tahun yang telah lalu. Tahun depannya lagi harus lebih baik juga. Perjalanan dari tahun ke tahun sudah seharusnya ada peningkatan seiring tubuh yang melemah.

  6. Pergilah kemana hati membawamu, saya suka kata ini Mas …. ketika kita meluruskan niat dalam hati maka akan menemukan langkahnya. Duh pesannya dalam banget di artikel ini. :sip:

  7. bri like this (kyak di facebook)
    setuju memang hati ini harus dibawa pergi
    kemana?
    memang setuju klo kematian ituh datang pasti
    prepare….
    thanks buat tulisanya om moudy^^
    dapet visual bagus juga kata dalam maknanya
    semangat..smile^^

  8. y_ 3 kali saya bacanya, bang! Beratttt! Ngeri nih tulisannya y_ manteb, bang… saya masih mencari2 bagian otak saya yang mana yang bisa memahami tulisan ini dengan utuh. Sumpah… bikin buku aja, bang :D

  9. Selamat Tahun Baru Islam 1431 H. Moud. Dengan datangnya tahun baru ini, semoga semangat untuk membangun kemegahan akhirat lebih kuat dari semangat untuk membangun kemegahan dunia.

    wassalam

  10. Sebelum waktumu terasa terburu
    Sebelum lelahmu menutup mata
    Adakah langkahmu terisi ambisi
    Apakah qalbumu terasa sunyi

    Luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
    Berikanlah rindumu pada denting waktu
    Luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
    Dan lihatlah warna kemesraan dan cinta

    Sebelum hidupmu terhalang nafasmu
    Sesudah nafsumu tak terbelenggu
    Indahnya membisu tandai yang berlalu
    Bahasa tubuhmu mengartikan rindu

    12 baris ini lebih indah dari pada berpuluh2 baris diatasnya… tahu maksunya ngga mas…
    hihihihihihi
    :D

  11. Assalaamu’alaikum

    SAHABAT
    Walau…
    Langkah tak bertemu
    Tangan tak berjabat (perempuan sahaja ya)
    Ucapan tak terdengar
    Izinkan hati ini memohon maaf
    Atas segala…..
    Sikap dan lisan yang tak terjaga
    Janji yang tak terkota
    Hati yang kerap berprasangka (insya Allah tiada)
    Sepanjang setahun perkenalan kita
    Selama persahabatan kita terjalin di dunia maya
    Terima kasih atas kasih sayang dalam ukhuwwah yang dicerna
    Semoga kita selalu di dalam perlindungan-Nya

    SELAMAT MENYAMBUT MA’AL HIJRAH 1431
    Salam Awal Muharam dan salam manis dari saya di Bangi, Selangor, MALAYSIA.

    SITI FATIMAH AHMAD

  12. Selamat pagi Elmoudy, kebanyakan orang ingin bebas dari suara hati nurani yang terus mendesak mereka. Kita perlu menjaga hati nurani agar tetap murni karena hati nurani dapat menjadi sumber yang sangat berharga untuk mendapatkan petunjuk Sang Pencipta dalam setiap situasi. Jangan sampai terdampar pada perjalanan sunyi yang tiada bertepi, temui hatimu, kenali hatimu, kembali kepada jati diri yang sesungguhnya. Terima kasih postingannya, Sukses untuk anda.

    Rrgards, agnes sekar

  13. terus terang saya tidak begitu ngeh…sastra banget hehehe..
    Ikut hati nurani saja !!! kata orang “hati nurani tidak pernah bohong”

  14. tak perlu berpikir untuk arah yang mana yang dipilih, serahkan semua pada hati yang ikhlas dan tawakkal. karena dia akan membawa kita pada tujuan yang sebenarnya, yaitu tujuan hidup setelah mati :)

  15. perjalanan ini takkan pernah sunyi, selalu ada bunyi yang mengikuti. biarkan ia mengalir dengan tenang dan sesekali gemuruh, insya Allah cahaya terang penuh damai kan kau temui di ujung sana… :)

  16. ketika langkah menuju kematian
    tidak kuasa menghentikannya
    ketika terlihat puncak kebinasaan
    tidak kuasa meruntuhkannya

    maka aku terdiam
    terdiam
    terdiam
    langkahku berhenti
    dan puncak itu runtuh.

  17. dari hati yang terdalam pula mohon maaf baru bisa berkunjung lagi sob…masih ngurusin kerjaan akhir taun nehh.. :((

    yapzzz..Ikhlaskan semua Kepada Dzat Sang pencipta semoga hati ini pun ikut ikhlas <_>

    selamat malam & selamat beristirahat :D

    -salam- ^_^

  18. gue masih mencerna tulisannya.. kalo pendalaman akan kematian bisa membuat kita manusia yg berbeda, itu karena kita lebih bisa menekan ego dan menyatu bersama semesta kyknya ya y_

  19. (maaf) izin mengucapkan selamat tahun baru hijriyah 1 Muharam 1431 H.
    Semoga rohmat Allah semakin melingkupi kita.

    *Maaf agak keluar tema

    Salam,
    Alamendah

  20. tapi apakah hati masih selalu bisa dipercaya?
    terkadang polusi menyelimutinya. hingga hati murni tak lagi membawa kemana kita pergi..

    ah..entahlah

  21. follow your passion ajah..

    terkadan9 aku suka kesunyian..

    have nice week end yah,dibikin enak ajah..tidurrrrrr hehheehehe..

    **do somethin9 different that you ever do ;)

  22. Pergi kemana hati membawamu. Aku setuju dengan itu, karena hati tidak bisa bohong. Tapi hati juga bisa salah, jadi itulah gunanya logika di kepala kita, sebagai balance dari bisikan hati…. :)

  23. Yang terpenting jangan sampai jiwa kita mati di saat raga masih tegap berdiri…Berhenti sejenak mungkin satu solusi untuk bisa kembali menatap arah mana yang akan kita lalui, tetap optimis meski mungkin suatu saat kesunyian itu akan datang kembali…Karena itulah dinamika hidup, sesuatu akan selalu datang dan pergi…Dan pergilah kemana hati membawamu…

  24. Luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
    Berikanlah rindumu pada denting waktu
    Luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
    Dan lihatlah warna kemesraan dan cinta

    Aku suka sekali dengan yang ini. Asyiikkk…

  25. pergi kemana hati akan membawamu..?

    semestinya akan menjadi benar, ketika hati tahu fitrahnya berada dimana.
    lantas siapa yang menginginkan “mati sebelum benar2 mati?” ga mungkin hati yang menginginkannya. di saat raga masih tegak, ga mungkin mematikan hati, bahkan ketika otak menginginkannya.

    hmmm.. mungkin saya yang salah membacanya.
    *ulangiiiiii….

  26. Berkunjung…..
    Penggambaran tentang kematian atau apalah yahh…., mungkin hakikat kehidupan yaa…agak sult dimengerti olehku, tp gapapalah…ber filsafat dikit di blog ya mas….

  27. ada banyak bahagia yang akan dijumpai jika sedikit waktu untuk jiwa itu bisa dinikmati..

    ada bahagia2 selanjutnya jika sedikit waktu itu kalbu disiram oleh cahaya dari cinta-NYA.

  28. Siapapun Kita semua yang ada di dunia sekarang. baik itu seorang pelajar atau pejabat, baik seorang jendral maupun kopral, baik seorang mahasiswa ataupun taruna, baik itu seorang penjahat ataupun pelacur, baik itu seorang koruptor atau pun director, baik seorang menteri ataupun seorang peragawati. Kita semua terlahir dari rahim ibu, ibu yang dengan tulus ikhlas mengandung merawat dan membesarkan kita hingga sekarang kita menjadi seperti ini. Coba saja kalo ibu kita tidak ikhlas mungkin kita sudah di aborsi. Ketika kecil kita sakit beliau merawat kita, ketika kita belum bisa berjalan, beliau menuntun kita, ketika kata belum terucap beliau membimbing kita. Siapapun ibu kita entah renta atau masih muda, entah masih bersama kita ataupun sudah tiada, mari kita ucapkan terima kasih pada beliau, mari kita kasihi beliau sebagaimana kita dulu beliau kasihi, Ya Tuhanku berikanlah tempat teramat istimewa bagi ibuku tersayang.

    Selamat Hari Ibu

  29. Bukankah hidup adalah suatu proses penmeuan eksistensi diri yang terus menenerus? Artinya itu adalah proses yang tak berhenti, Jika skr stganan, istirahat dulu..
    Kali lain bergerak maju lagi…

  30. Dalam banget maknanya …. Pergilah kemana hati membawamu … ikuti kata hatimu … yang sebenarnya selalu membimbing di setiap langkah dalam kehidupan ini, hati yang selalu dihiasi dengan nur ilahi robbi tuk selalu menjadi manusia hakiki, manusia yang selalu berbaik hati dan akan selalu dikenang dan abadi …..

  31. Manteb banget nich tulisan…
    Dan memang..kematian adalah pembuka sekaligus penutup bagi segala yg ada dalam diri…

    Salam hangat..
    Salam damai selalu…. :)

  32. Salam Mas…
    Saya datang untuk silaturahmi…
    Tulisannya luar biasa buat saya, sebuah renungan akan kematian, sebuah akhir Perjalanan dari fana kita ini, dan memulai kehidupan yang abadi…
    Renungan yang akan selalu membuat kita menghargai setiap waktu dan setiap hembusan nafas dlam diri ini….
    Terimakasih postingannya mas…

  33. Kemana aja nih bang? kok tumben belum posting lagi?? masih berjalan dalam kesunyian kah?

    Sunyi tak selamanya hadir saat kita sendiri, dalam ramai pun sunyi itu terkadang datang menemani…Sejatinya sunyi atau tidak itu sangat bergantung dari suasana hati…

    Semoga kebahagiaan selalu menyertai hatimu…

  34. semangat pagii smile morning
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)
    :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :)

    om mouuuuuuuuuuddyyyy^^
    kok lum apduet…hohoho..met hari minggu
    __unpassion keep smile__

  35. berjalanlah terus, karena waktu juga memilih untuk berjalan terus. blognya bagus, desain dan isinya saya salut pada adminnya, tetep ngeBlog demi kemajuan bangsa yah… hehe… karena putih adalah kawan dari hitam. hehe.

  36. Mas,
    aku suka tulisan yang ini. Membuatku berpikir.Aku mengerti. Mengerti sedikit apa yang ingin diluapkan.

    Yuk minum2 kopi di langit, hihihi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

20 + = 30