Kelam Yang Semakin Kelam

Huuhh.. hari-hari terasa sangat berat. Sebetulnya bukanlah apa-apa, tapi satu yang bisa kusimpulkan – ada yang salah dengan diriku. Tak seharusnya aku terlalu serius dengan apa yang mengisi ruangan batinku. Tak seharusnya pula aku terlalu berlama-lama untuk tenggelam dalam suasana yang sedikit asing. Tak sepantasnya bahkan, aku berlebihan dalam memaknai segala. Aku harus bisa membalikkan cara pandang, bahwa ini semua

Continue reading »

Sukses adalah Sebuah Pencapaian

Orang pikir, Semua soal pencahayaan sempurna. Buat saya, ketidaksempurnaan justru unik. Setiap momen bisa menjadi momen yang tepat. Dan sebuah objek bisa menjadi cerita menarik. Saya melihat banyak hal dari sudut berbeda. Visi itu dan kecintaan berkarya. Membawa saya mencapai sukses yang luar biasa. Sukses,adalah sebuah pencapaian. Surya 16. Ini kali kedua saya menghadirkan iklan surya 16 ke sini. Setelah

Continue reading »

Kala Penyair Mati

Hasratku untuk menelusuri perjalanan si penyair membawaku pada suatu malam yang terlalu kelam untuk dilukiskan. Aku coba meraba, dimanakah suara si penyair yang pada tiap tengah malam mengumandangkan sumpah-sumpah kesunyian. Aku mencium bau anyir darahnya.. dan menangkap pertanda akan hadirnya peristiwa yang beku dan mematikan. Kini, kupertajam lagi pendengaranku untuk meresapi kisah-kisahnya. Dan kisah itu pun bermula …. Sayap-sayap yang

Continue reading »

Pengen jd Penulis

Pengennya sih gitu. Tiap kali mampir ke toko buku, satu yang terbetik – kapan ya ane bisa jadi penulis buku. Kok rasanya sudah sangat pengen banget menulis sebuah buku. Tipe ane, kalau gak jadi penulis novel.. ya penulis puisi aje. Sebetulnya ane cukup pede.. mengukur diri seberapa level kah kalau saja ane benar-benar serius menggeluti pekerjaan yang satu ini. Ane

Continue reading »

Great Leader

Saya baru saja membaca majalah BusinessWeek edisi April 2010, dan di dalamnya mengupas tentang kepemimpinan. Great Leader, begitulah kata kunci yang cukup kuat menarik perhatian saya. Darmadi Durianto menyatakan, bahwa dalam segala hal kita butuh pemimpin. Pemimpin yang bisa mengayomi masyarakatnya, pemimpin yang bisa ditiru jalan pikirannya, pemimpin yang bisa diikuti nilai-nilai spiritualnya. Jim Collins dalam bukunya Good to Great

Continue reading »

Ainun Habibie

Siang tadi, kubaca koran Republika. Pada sisi kanan bawah kubaca tulisan seorang kawan bernama Darmawan Sepriyossa. Tulisannya ia beri judul Mata Indah yang Memberi Cerah, berkisah tentang seorang perempuan yang sangat kita kenal belakangan ini. Perempuan itu, Ibu Hj. Hasri Ainun Habibie. Membaca tulisannya itu, serasa ada desiran hati yang muncul tiba-tiba, serasa benar-benar hanyut dalam suasana yang dalam. Dan

Continue reading »

Lelah

Kutulis ini tidak dalam situasiku yang tepat. Aku yang terlalu banyak memaksakan, dan cenderung menyakiti diri sendiri. Sulitku untuk menetapkan bahwa jalanku telah cukup jauh, ataukah garis finishku yang justru mendekat. Seolah daya pancarku akan masa depan terlalu jauh, hingga menembus dimensi kefanaan. Lalu sedikit menelusup akan misteri di balik perwajahan yang sama sekali baru. Mereka menyebutnya, persinggahan kedua. Aku

Continue reading »

Ksatria Cahaya : Reinforce

Suatu ketika, Paulo Coelho memperkenalkanku dengan seseorang yang ia sebut sebagai ksatria cahaya. “Apakah ksatria cahaya itu?” tanyaku. ”Ksatria cahaya adalah seseorang yang memiliki tekad kuat dalam memenuhi takdir hidupnya, membangun visi yang mengalir dalam mimpinya. Ksatria cahaya bukanlah prajurit yang melayani kepentingan para penguasa, tetapi mereka yang teguh dalam mengejar mimpinya dan sanggup menghargai setiap keajaiban hidup. Mereka berjuang

Continue reading »

Freaky Freaky

Aku punya idola. Sebagian besar orang yang aku idolakan itu, bukanlah sejenis manusia yang mudah dijumpai. Mereka hidup secara tidak biasa, cenderung mengasingkan diri, terkesan egois, berkepribadian dramatis, dan mengenaskan. Heeehehe…  manusia macam inilah yang justru aku sukai. Entah darimana mereka dilahirkan, yang pasti eksistensinya di blantika dunia hiburan.. menjadi hal yang sedikit membingungkan. Antara antagonis, ataukah protagonis. Tak ada

Continue reading »

Cacing itu

Seorang Biksu Buddha berkebangsaan Inggris, bernama Ajahn Brahm mengajariku tentang  cacing tanah. Cacing.. iya cacing. Ajarannya ini langsung mengingatkanku dengan kisah seruku waktu kecil. Dulunya, aku suka ke pekarangan belakang rumah, ada tanah agak becek, berwarna hitam lumpur, gembur, dan jorok. Pikirku, di sana pastilah banyak cacing. Lalu dengan cangkul kecilku, aku gali-gali tanah itu dan…. dapat cacingnya. Kutarik tubuhnya

Continue reading »