03.03.2011 | 12,459 views

Terkisah di negeri dongeng yang agak populer tapi sedikit dilupakan, ada seekor keledai yang seperti biasa berjalan dengan santai dan gontai..sesekali berjingkrak sambil bernyanyi-nyanyi. Keledai yang penuh semangat.. penyabar.. murah senyum.. dan tentunya tetap dungu. Mungkin mirip dengan keledai..sahabatnya Shrek di film Shrek itu. Heey…kenapa keledai jadi bintang film juga? Sepertinya keledai dan Shrek akan terus bermain film sekuel yang ga ada abisnya. Ini terdengar sedikit aneh..kalau keledai itu sangat populer ternyata, tapi ya sudahlah. Aku sedikit kehilangan alur dengan kisah keledai yang mau aku dongengkan. Okey..kita mulai lagi dari awal.

Di suatu sore menjelang senja, keledai itu sudah diperingatkan sahabatnya kalau di depan sana ada kubangan sumur yang telah digali oleh orang-orang. Dalamnya beberapa meter. Keledai itu tertawa seolah ia menertawakan dirinya sendiri..karena sahabatnya yang terlalu sering ngerjain dan juga menertawakannya. Kali ini dia tak akan percaya dengan perkataan sahabatnya dan malah sambil berjingkrak-jingkrak berlari ngeloyor begitu saja. Atas berkat kedunguan dan keberaniannya yang egois itulah…keledai itu jatuh dan terjerembab benar di kubangan yang cukup dalam. Sahabatnya sudah ga ada entah dimana. Kakinya serasa patah..dan kepalanya kecedot hingga kayak mau pecah.

Keledai yang malang..udah dungu, bodoh lagi. Ia hampir ga percaya gimana ia bisa begitu bodoh, ada kubangan di depannya tapi ia ga melihat. Apa karena kakinya yang terlalu lincah..atau matanya yang terlalu jauh memandang ke depan, sampe-sampe lubang di depan mata ga liat. Bener-bener..bodoh. Tapi ya sudahlah..jangan terlalu menyalahkan keledai itu. Ia sudah ga bisa berpikir lagi tentang sebab musabab kedunguannya atau sebab musabab keterjatuhannya. Kali ini…ia benar-benar ga habis pikir..secara ia udah sulit berpikir. Atau malah ga bisa mikir.

Lama ia mencoba naik  keluar dari kubangan sumur itu..dan semakin kakinya coba naik di tebing-tebing kubangan sumur itu..ia selalu melorot. Ia coba terus..hingga lama ia coba naik..tapi gagal melulu. Ia hampir kehabisan tenaga..ia juga lapar. Sepertinya hari jg  udah mulai malam. “Keledai dungu, kenapa kau tidak teriak saja minta tolooong”. Begitu tiba-tiba suara batinnya berteriak. Ia kaget, oiya..teriak saja. “Tolooooooooooooooonggg”.. gitu teriakannya si keledai.

Kontan saja…ada beberapa orang yang mendengar lengking suara keledai yang cukup keras lengkingannya, dan sedikit parau. Orang-orang langsung berdatangan mengerubungi di atas kubangan sumur yang hampir gelap itu, dan melihat keheranan ada keledai malang yang bersembunyi di dalam kubangan. Dan lega-lah keledai itu, akhirnya ia diketemukan dan ia yakin mimpi buruknya segera berakhir.

Ia lantas melihat ke atas..beberapa orang seperti sedang memegang tali..kayu..sepertinya alat itu akan dipakai untuk menyelamatkannya. Ia sangat girang sekali. Tapi setelah ditunggu-tunggu..ternyata ga ada tali atau kayu yang menjulur ke arahnya.

Pas saat ia lihat lagi ke atas..ia justru melihat bongkahan-bongkahan tanah..bebatuan besar..terjun jatuh bebas ke arahnya. Buughh..gedebag gedebug..buggbungghh… Bongkahan-bongkahan tanah batuan itu menimpa punggungnya, dan ia kagetnya setengah mati. Ia mengumpat habis-habisan dengan tindakan gila orang-orang yang ada di atasnya itu. “Heii…kurang ajar, ini gila. Kalian mau menguburku hidup-hidup” gitu geram si keledai.

Dan orang-orang gila di atas sana itu terus menerus menjatuhkan beban tanah, bebatuan dan apapun namanya…tanpa ampun. Keledai malang itu pun berontak hebat..ia ga terima perlakuan itu. Ia kibaskan punggungnya yang hampir penuh terbenam tanah. Ia berusaha dengan kemarahan yang maksimal untuk mengibaskan apapun beban yang menimpa tubuhnya yang emang udah luka-luka. Bongkahan tanah n batuan yang semula ada dipunggungnya itu pun jatuh lengser ke dasar kubangan..dan begitu seterusnya. Kubangan itu tentunya menjadi lebih dangkal. Tapi keledai ga peduli dengan kedangkalan kubangan itu.

Ia terus kibaskan punggung, kaki, kepalanya.. dan ga peduli apa maunya mereka yang tega-teganya mau membunuhnya. Ia hanya peduli dengan upaya penyelamatan diri jangka pendek. “Aku ga mau mati terkubur hidup-hidup” Gitulah yang jadi slogan hidupnya saat itu. Terusss ia bergerak, mengibaskan punggung, kaki, kepalanya..membebaskan diri dari sergapan bongkahan tanah itu. Dan tiba-tiba refleks keempat kakinya meloncat seperti sudah ada di atas tanah..keluar kubangan sumur. Tanpa disangka-sangka oleh keledai tentunya.. kubangan sumur itu hampir penuh terisi bongkahan tanah.

Haahhh…ini ga bisa dipercaya. Ia sudah keluar dari kubangan, dan langsung berlari sekencang mungkin menjauh dari kubangan, dan dari orang-orang yang mau menguburnya hidup-hidup.

Ia berlari menuju semak-semak yang terlihat gelap, dan bersembunyi sambil mengintip siapakah gerombolan orang-orang yang hendak menguburnya itu. Ia pun berpikir, apakah mereka benar bermaksud membunuhnya, atau sebaliknya?

Ia hanya bisa linglung dengan peristiwa yang baru saja ia alami.

(di suatu malam – keledai pun berkontemplasi hingga menyadari, bahwa bongkahan tanah n bebatuan yg berjatuhan menyergap dirinya itu adalah bagian dari proses yg menguatkan jiwanya, yang membantu dan mengarahkannya untuk bisa merangkak naik hingga sampai puncak tujuannya)

y_

Tags:

Comments

zee

Hahahaa…
Mod. Gw kekeh nih baca betapa dungunya si keledai itu.
Selalu berpikir pendek akhirnya begitu. Padahal orang2 itu berniat menolongnya dengan menimbun sumur…

Mar 04.2011 | 03:43 pm

MeyBengkulen

lumayan. g’terlalu. xixixi

Mar 04.2011 | 04:33 pm

'Ne

:D hahaha memang keledai selalu bodoh, tapi untung saja kali ini dia tidak terlalu malang.. berpikir pendek dan mengedepankan emosi dan gak pernah berpikir positif ya bisa jadi keledai tuh :_:

Mar 05.2011 | 10:41 am

M Mursyid PW

Cerita ringan yang penuh dengan pesan moral positif. Saya suka.

Mar 05.2011 | 10:48 am

@helgaindra

jadi itu keledai ditolong atau mau dibunuh?

Mar 05.2011 | 12:50 pm

niee

hihihi,, lucu juga ceritanya..
namanya juga keledai, selalu dungu yak :P

Mar 05.2011 | 02:02 pm

wi3nd

tidak malang,berarti setidaknya keledai itu masih berfikir untuk bagaimana caranya kluar dari kubangan itu,dan berhasil..

satu hal keledai itu tidak terus terusan dungu,karna sedungu dungunya,ia masih mau berbuat ktika berada dalam situasi itu..

jadi tidak selamanya keledai itu dungu yah mauw ?
he he

Mar 07.2011 | 09:31 am

advertiyha

heleh, dasar keledai… :)
tapi, bisa pinter gak yak kalo dikasih nutrisi otak??
*walah, kok jadi ngelantur gini, hehehe*

Mar 07.2011 | 06:12 pm

achoey

Salam persohiblogan
Baru update dan BW lagi nih daku

Ayo keledai
kamu bisa lebih cerdas lagi
hehehe

Mar 08.2011 | 10:05 am

julie

ckckck aku jadi pengen tau apa memang keledai sedungu itu ya moudy?
soalnya belom pernah ketemu langsung sama keledai sih hehe
kasian dia jadinya dijadikan bulan2an :D

Mar 08.2011 | 10:15 am

Ayda Chubby

hahaha… klo dkasih tali atau kayu, emg keledai bs manjat? :_:

Mar 08.2011 | 02:24 pm

Lockjaw Theory

sama dg komen di atas, klo dikasih tali emangnya keledai bisa mnajat ~_~

Mar 10.2011 | 06:52 pm

farus

:D
salam bloger
maaf baru bisa bw
ditunggu cerita keledai yang baru…

Mar 11.2011 | 01:26 pm

sedjatee

katanya: keledai adalah binatang yang mau jatuh terperosok dua kali di lobang yang sama… hehehe… kocak juga tuh keledai…

sedj

Mar 11.2011 | 01:30 pm

mamah Aline

kisah keledai dungu menginspirasi orang untuk tidak memelihara ketololannya kedua kali
saya ngakak bacanya :D

Mar 15.2011 | 08:14 pm

3sna

walau keadaan buruk juga punya hikmah positif… :D

emang kasian jadi kedelai… eh keledai… :D

Mar 16.2011 | 12:06 am

rumah

haha..emang dasar keledai. nice story mas bro

Mar 16.2011 | 01:08 am

Siti Fatimah Ahmad

Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Elmoudy….

Menurut saya, ada mesej yang terkandung secara tersirat dari perlakuan keldai yang tidak mengenang jasa itu. Kebodohan kaldai yang memangnya ternyata bodoh disebabkan tidak punya akal dan tentunya tidak dapat disalahkan kalau dia memang begitu.

Tetapi jika dibalikkan kepada manusia yang sudah diingat banyak kali oleh Allah supaya selalu ikut perintah-Nya dan tinggalkan larangan-Nya masih tetap degil dan engkar. Lalu banyaklah manusia terjerumus ke jalan yang sesat dan tersasar. Siapakah yang lebih bodoh, manusia atau keldai ?

menurut saya, pesan sahabatnya boleh disimbolikkan sebagai pesanan utusan yang mahu menyelamatkannya dari kecelakaan. Wallahu’alaam.

Saya terkesan dengan reflek disebalik cerita mas Elmoudy di atas. semoga kita bukan kaldai itu.

Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

Mar 20.2011 | 12:23 pm

tyo

wah,,,cerita yang lucu n menarik…hihihihihi

lanjuuuuuuu…..tttt……
:D

Mar 20.2011 | 10:38 pm

Anonymous

:_::D:_:y_|_|~_~rasfi

Jun 21.2011 | 01:10 pm

takuya

duh dasar keledai, orang mau ditolongin juga ah. emangnya kalo pakai tali diabisa naik gitu? hihihi.. dasar keledai

Jun 27.2011 | 03:49 pm

Software Akuntansi

wah ceritanya bagus,…thanks ya untuk share nya…

Jul 27.2011 | 04:27 pm

obat hepatitis b

jkhahaha dasar keledai kapan gag dungunya sii kau th .,..
ngakakkakakk

Nov 08.2011 | 03:36 pm

nisasundari

anda menghadapi sesuatu,berpikir terlebih dahulu,jangan seperti keleday,yang pasrah dan mengandalkan emosi sAJA

Jan 18.2012 | 10:32 am

agen xamthone plus bali

bagus banget nih kata-katanya,
semoga saja bermanfaat…

Jan 19.2012 | 10:02 am

munah

cerita yang menarik dan lumayan panjang juga
:D

May 16.2012 | 10:32 pm

khasiat xamthone plus

keledai keledai.. siip

Jun 20.2012 | 07:01 pm

firman

y_ haaa keledai keledai

Aug 23.2012 | 01:04 pm

abdul rohim

hahahhah dasar keledai dungu udah d kasih tau ada kubangan besar g d hirauin udah nasuk aja ke kubangan bru nysl,,thx info ngakaknya gan

Nov 20.2012 | 09:05 am

sewa ac

pesan moralnya dapet nih gan :D

Jan 07.2013 | 01:19 pm

Aditya

Cerita yang penuh dengan hal yang positif, lanjut menulis yang berguna sob dan sukses selalu, amin.

Jan 08.2013 | 02:15 am

Model Rumah

makanya, dengerin tuh keledai…

May 29.2013 | 10:25 pm

tabung pemadam kebakaran

hahaha fotonya si keledainya shrek

Jul 02.2013 | 06:55 am

Leave a Reply

Your email address will not be published.

+ 6 = 11