<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>pergilah kemana hati membawamu</title>
	<link>http://www.elmoudy.com</link>
	<description>pergilah kemana hati membawamu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Nov 2011 23:36:45 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.0.3" -->

	<item>
		<title>Tepi perbatasan, atau tepi pesimisme</title>
		<description><![CDATA[Hingga malam ini, aku masih saja berada dalam situasi yang belum bisa kuyakini sepenuhnya. Selalu saja ada keraguan dalam menetapkan satu kepastian. Perihal peta jalan kehidupan yang benar-benar harus aku pilih. Beberapa hari yang lalu, di saat aku berada dalam tepian tapal batas antara Atambua dan Timur Leste, ada idealisme besar dimana aku terpanggil untuk [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/tepi-perbatasan-atau-tepi-pesimisme</link>
			</item>
	<item>
		<title>Spekulasi Kecil</title>
		<description><![CDATA[Semalem, 27 September 2011 pukul 20.30. Kusempatkan nonton acara Jakarta Lawyer Club dengan topik “Banggar” Dituduh, “Banggar” Mogok. Menarik, menegangkan, sekaligus menggelikan. Bagaimana tidak, banyak anggota DPR yang hadir di situ, dan terlihat merasa gerah n spanenk dengan diskusi itu. Perbincangan  yang mengarah pada tuduhan bahwa ‘mereka adalah biang koruptor’. Ya tapi itu wajar dan [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/spekulasi-kecil</link>
			</item>
	<item>
		<title>Memulai Lagi</title>
		<description><![CDATA[Aku harus mulai yakin lagi, bahwa tak ada yang lebih menyenangkan selain menulis blog. Dua bulan lamanya, aku seperti tak punya waktu untuk menyentuh blog ini, atau memulai  beberapa kata untuk sebuah tulisan.  Ada banyak keinginan sebetulnya terkait dengan proyek menulis, tapi kepenatan waktu dan pikiran ternyata membuat semuanya berjalan tanpa ada kemajuan yang berarti. [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/memulai-lagi</link>
			</item>
	<item>
		<title>Biola Tak Berdawai</title>
		<description><![CDATA[Tanpa dawai, bagaimanakah biola bisa bersuara? Biola bagaikan tubuh, dan suara itulah jiwanya &#8211; tetapi di sebelah manakah dawai dalam tubuh manusia yang membuatnya bersuara? Jiwa hanya bisa disuarakan lewat tubuh manusia, tetapi ketika tubuh manusia itu tidak mampu menjadi perantara yang mampu menjelmakan jiwa, tubuh itu bagaikan biola tak berdawai. Betapa lamanya waktu yang [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/biola-tak-berdawai</link>
			</item>
	<item>
		<title>Keledai yang (ga terlalu) Malang</title>
		<description><![CDATA[Terkisah di negeri dongeng yang agak populer tapi sedikit dilupakan, ada seekor keledai yang seperti biasa berjalan dengan santai dan gontai..sesekali berjingkrak sambil bernyanyi-nyanyi. Keledai yang penuh semangat.. penyabar.. murah senyum.. dan tentunya tetap dungu. Mungkin mirip dengan keledai..sahabatnya Shrek di film Shrek itu. Heey&#8230;kenapa keledai jadi bintang film juga? Sepertinya keledai dan Shrek akan [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/keledai-yang-ga-terlalu-malang</link>
			</item>
	<item>
		<title>Lelaki Penggenggam Hujan</title>
		<description><![CDATA[Persia. Kuil Sistan, 625 Masehi. 1.386 th yang lalu. Kashva, seorang pengikut setia ajaran Zarathustra adalah lelaki di ujung usia dua puluhan yang memiliki jiwa sebebas burung-burung. Imajinasinya menyentuh langit, sapuan tintanya sedalam palung samudera. Hatinya lembut oleh kasih, tetapi sikapnya kadang sekeras logam yang paling keras. Nama Kashva masyhur ke pelosok Persia dan menembus [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/lelaki-penggenggam-hujan</link>
			</item>
	<item>
		<title>Waktu Bagaikan Pedang</title>
		<description><![CDATA[Kecerdasan seperti apakah yang mampu berkelit dari libasan waktu. Kekuatan macam apakah yang mampu mematahkan libasan waktu. Kebijaksanaan manakah yang sanggup menghentikan libasan waktu. Waktu..tak pernah mau memberi kesempatan cukup pada kita, untuk bisa tidur tenang lalu terbangun dengan santai. Secepat itukah waktu menelan keseharian kita. Secepat itukah waktu menggerus masa muda kita. Sekejam itukah [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/waktu-bagaikan-pedang</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tron : Legacy</title>
		<description><![CDATA[Grid. Sebuah perbatasan digital. Aku mencoba menggambarkan arus bit informasi yang bergerak pada layar komputer. Seperti apakah mereka? Kapal..sepeda motor. Dengan sirkuit seperti jalan raya yang bebas hambatan. Aku terus memimpikan dunia yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Dan kemudian, pada suatu hari&#8230;aku masuk ke dalamnya. Grid. Sebuah lingkungan virtual dimana saat aku masuk ke [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/tron-legacy</link>
			</item>
	<item>
		<title>Megalomania</title>
		<description><![CDATA[Pada sebuah negeri tempat bersarangnya para megalomania terkisah dongeng yang sarat dengan pesan moral yang kurang bermoral. Gajah oleng. Begitulah aku mendapat sebutan. Aku binatang yang tak suka digigit apalagi dicubit. Aku binatang yang bertubuh besar, dengan mimpi besar dan bermulut besar. Walau pada kenyataannya aku bermata sipit, santun, penuh iba, dan memelas. Aku memegang [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/megalomania</link>
			</item>
	<item>
		<title>Totem</title>
		<description><![CDATA[Sore ini..aku masih terbayang dengan beberapa kilasan memori semalam, yang mengingatkanku dengan salah satu obyek sederhana dalam film Inception, sebuah benda kecil yang disebut dengan totem. Aku menatap beberapa lama gambar totem yang biasa dipegang oleh Dominic Cobb. Cobb menjadikan totem berbentuk gasingan kecil itu sebagai alat semacam alarm untuk membedakan apakah dirinya masih berada [...]]]></description>
		<link>http://www.elmoudy.com/totem</link>
			</item>
</channel>
</rss>

