rakaat-panjang01

Rakaat Panjang bersama Cak Nun

11.11.2016. Persis pukul 11 malam, Cak Nun hadir di hadapan jama’ah Maiyah Kenduri Cinta yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Mengangkat judul Rakaat Panjang, hmm cukup menggelitik. Seolah ada tarikan kuat dengan frase Rakaat Panjang ini, seperti anjuran menulis kisah yang lebih seru dari tulisan tentang Mudik di atas Sajadah Panjang. Sebelum Cak Nun datang, jamaah berdiskusi dulu, sesi

Continue reading »
mudik-sajadah-panjang01

Mudik di atas Sajadah Panjang

Mataku hanya sanggup menerawang jauh, menembus ruang berjarak ratusan kilometer pada sebuah dusun kecil di Kabupaten Pati. Pagi, yang biasanya selepas sholat iedul Fitri berkumpul dengan emak, bapak, dan sedulur kabeh di desa Kalongan…mencium tangan mereka yang makin sepuh dan menatap raut wajahnya yang penuh welas asih – kini suasananya beda. Yap…lebaranku tertahan di sebuah dusun di ujung Kabupaten Bogor.

Continue reading »
masjid-pkalongan

Meresapi Kearifan Lokal di Pati

Beberapa hari yang lalu, tepatnya malam sebelum gerhana matahari total – saya berkunjung ke daerah asal, kampung halaman di Kabupaten Pati. Di sebuah pedesaan yang jauh dari kota, 17 kilometer dari selatan kota Pati. Di kampung tempat saya lahir inilah, saya belajar mengingati kembali, napak tilas kehidupan yang pernah ada 35 tahun yang lalu saat saya terlahir. Menemui sosok bapak

Continue reading »
wayang-potehi-22

Wayang Potehi: membaca putaran waktu

Han Gagas, ia seorang cerpenis, sastrawan. Hidupnya ia dedikasikan untuk menulis. Seorang kawan, Han Gagas namanya tak pernah berhenti membuat guratan dan hentakan. Peristiwa yang mendesing melewati telinganya dan mengusik batinnya selalu bisa dihadirkannya kembali ke dalam sebuah tulisan yang sarat dengan bumbu-bumbu getir, tajam, serasa ingin menjejalkan idealisme yang terbenam lama di dasar otaknya. Melalui gaya tutur yang orisinil,

Continue reading »
allah

Pintu-pintu Ilmu Keilahian

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Hanya milik Allah Asma ul Husna. Maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut Asma ul Husna. Dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam menyebut nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang mereka kerjakan. <–klik gambar di bawah untuk perbesaran–> Ya Allah

Continue reading »

Lihat Kebunku

Minggu pagi, dengan ditemani kopi jahe hangat. Aku buka lembaran koran Kompas yang tergeletak di teras rumah. Dan pada halaman 23, mataku tertuju pada sosok yang tak pernah hilang dari ingatanku, Gede Prama. Setiap kali membaca tulisan tentang Gede Prama, aku selalu membacanya lebih pelan dibanding tulisan-tulisan lainnya. Setiap kata yang mengalir darinya, membuat merinding dan ada getaran sangat halus

Continue reading »

Tuhan Sedang Offline

Setengah tahun lebih aku berhenti menulis blog. Dulu, ketika aku berada dalam titik terendah dan terasa lapang untuk memikirkan perihal hal-hal mendasar dalam kehidupan, di sanalah aku punya cukup keterampilan dalam menulis. Dan dalam situasi yang seolah berasa seperti ada dalam dimensi kematian yang tenang, kutemukan sepercik api yang menyulutku untuk bangkit dan berjalan meninggalkan masa lalu. Lalu aku berlari

Continue reading »

Tafsiran Tembang Lir Ilir

Pagi-pagi, secara tidak sengaja kuputar lagu Kyai Kanjeng dengan vokalisnya Cak Nun (Emha Ainun Nadjib), tembang Lir-Ilir. Sayup-sayup lagu ini menelusup ke dalam sanubari dan menentramkan jiwa. Ada vibrasi halus yang tiba-tiba membawaku pada dimensi, kala Sunan Kalijaga menyanyikan lagu ini bareng dengan murid-muridnya. Kala itu, di sebuah dusun pedalaman yang sangat tentram jauh dari hiruk pikuk perpolitikan kerajaan, Sunan

Continue reading »

Lelaki Penggenggam Hujan

Persia. Kuil Sistan, 625 Masehi. 1.386 th yang lalu. Kashva, seorang pengikut setia ajaran Zarathustra adalah lelaki di ujung usia dua puluhan yang memiliki jiwa sebebas burung-burung. Imajinasinya menyentuh langit, sapuan tintanya sedalam palung samudera. Hatinya lembut oleh kasih, tetapi sikapnya kadang sekeras logam yang paling keras. Nama Kashva masyhur ke pelosok Persia dan menembus negeri-negeri jauh. Julukan indah dihadiahkan

Continue reading »

Waktu Bagaikan Pedang

Kecerdasan seperti apakah yang mampu berkelit dari libasan waktu. Kekuatan macam apakah yang mampu mematahkan libasan waktu. Kebijaksanaan manakah yang sanggup menghentikan libasan waktu. Waktu..tak pernah mau memberi kesempatan cukup pada kita, untuk bisa tidur tenang lalu terbangun dengan santai. Secepat itukah waktu menelan keseharian kita. Secepat itukah waktu menggerus masa muda kita. Sekejam itukah waktu memaksa kita untuk mengakhiri

Continue reading »