mengenang-perjuangan-yu-patmi2

Persembahan untuk Yu Patmi

Yu Patmi, Kami.. anak-anakmu tlah menyaksikan Dan siap lanjutkan perjuanganmu Yang tanpa lelah. Engkau panutan kami di Pati Yang tlah menjadi bunda bagi kami, Anak-anak pegunungan Kendeng. Engkau pahlawan kami Yang tak pernah surut Membela tanah air Penjaga tanah leluhur. Penyelamat pegunungan Kendeng Sampai titik darah penghabisan. Tanah Kendeng kami Yang jadi sumber kehidupan Sebagai bunda bumi yang mengasuh Kami

Continue reading »
petani-kendeng

Puisi Petani Kendeng

Petani tua di pegunungan Kendeng Hanya ingin hidup damai Mereka hanya berharap Tempat hidupnya tak dirusak Mereka ingin mewarisi ke anak cucunya Sebidang sawah nan hijau Sawah mereka jaga hingga senja Agar tanahnya tetap basah Lahan mereka bajak dan tanami Agar semilir angin Menari-nari di hamparan pari Agar bisa menghasilkan panen Padi dan jagung untuk makan Untuk biaya sekolah anak-anaknya

Continue reading »
gibran2

Syair Penguasa Tua

Saudaraku… wahai penguasa sebangsaku. Apakah yang kau mau? Inginkah kau agar kubangunkan bagimu istana megah dengan hiasan kata-kata hampa dan palsu. Ataukah kubangun kuil-kuil pemujaan materi yang beratap khayalan. Ataukah kausuruh aku menghancurkan segala yang telah kau bangun dengan bala tentaramu yang bodoh dan culas. Haruskah tanaman kemunafikan yang kau jaga dengan sederet pagar keprihatinanmu, kucabuti semuanya dan kutebas dengan

Continue reading »
img-dot

Biola Tak Berdawai

Tanpa dawai, bagaimanakah biola bisa bersuara? Biola bagaikan tubuh, dan suara itulah jiwanya – tetapi di sebelah manakah dawai dalam tubuh manusia yang membuatnya bersuara? Jiwa hanya bisa disuarakan lewat tubuh manusia, tetapi ketika tubuh manusia itu tidak mampu menjadi perantara yang mampu menjelmakan jiwa, tubuh itu bagaikan biola tak berdawai. Betapa lamanya waktu yang kita butuhkan untuk memahami jiwa

Continue reading »
lone

Sendirinya

Sahabatku, aku bukanlah seperti yang engkau lihat. Engkau hanya melihat pakaianku – sehelai kain lusuh yang ditenun halus untuk melindungiku dari pertanyaanmu dan melindungi dirimu dari keacuhanku.  Diriku berada dalam aku, yang bersemayam dalam rumah kesunyian, dan akan tinggal di sana, tak akan bisa disangkal ataupun didekati. Dan aku menikmati perjamuan sendirian. Aku tidak ingin engkau mempercayai perkataanku atau meyakini

Continue reading »
moon02

Sahabat Rembulan

Dalam kesunyian malam, di sini aku berada di antara dua sahabatku yang bernama rembulan dan bintang. Kami bertiga merupakan sosok pribadi yang tegar, dan hubungan cinta kasih yang mengikat kami bertiga begitu dalam, kuat, dan aneh. Bukan, bukan seperti itu, namun ini lebih dalam dari kedalaman lautan, lebih kokoh dari kekokohan pegunungan, serta lebih aneh dari keanehan kegilaanku. Ribuan tahun

Continue reading »
ksatria-cahaya

Ksatria Cahaya : Revelation

Ksatria Cahaya mendekatiku dan memintaku untuk duduk bersila dengan tenang. Sepertinya ia tahu, bahwa kekacauan yang telah kutimbulkan belakangan ini.. membuatnya tergerak untuk memberiku beberapa pencerahan guna memulihkan ketenanganku. Ia bertutur bahwa seorang ksatria cahaya perlu mengenali momen keheningan yang mengawali sebuah pertempuran penting. Keheningan itu, seolah-olah membisiki bahwa seluruh unsur di alam ini telah berhenti dan menahan nafasnya. Sang

Continue reading »

Kala Penyair Mati

Hasratku untuk menelusuri perjalanan si penyair membawaku pada suatu malam yang terlalu kelam untuk dilukiskan. Aku coba meraba, dimanakah suara si penyair yang pada tiap tengah malam mengumandangkan sumpah-sumpah kesunyian. Aku mencium bau anyir darahnya.. dan menangkap pertanda akan hadirnya peristiwa yang beku dan mematikan. Kini, kupertajam lagi pendengaranku untuk meresapi kisah-kisahnya. Dan kisah itu pun bermula …. Sayap-sayap yang

Continue reading »

Ksatria Cahaya : Reinforce

Suatu ketika, Paulo Coelho memperkenalkanku dengan seseorang yang ia sebut sebagai ksatria cahaya. “Apakah ksatria cahaya itu?” tanyaku. ”Ksatria cahaya adalah seseorang yang memiliki tekad kuat dalam memenuhi takdir hidupnya, membangun visi yang mengalir dalam mimpinya. Ksatria cahaya bukanlah prajurit yang melayani kepentingan para penguasa, tetapi mereka yang teguh dalam mengejar mimpinya dan sanggup menghargai setiap keajaiban hidup. Mereka berjuang

Continue reading »

Ziarah Cinta 3 : Falsafah Kerinduan

Malam ini terasa sedikit beda. Aku seperti sedang dikelilingi kesunyian yang menenangkan, tapi serasa juga ada lubang besar semacam kecemasan yang mengikis lorong waktu. Biasanya dalam situasi seperti ini, sisi kelembutanku akan muncul dan aku merasa lebih feminim daripada maskulin. Dan karena hal itulah.. aku merasa lebih peka  dalam menangkap setiap makna dari kisah-kisah kehidupan seseorang. Lalu aku membaca lagi

Continue reading »