Apa Pentingnya Puasa?

“Apa pentingnya puasa?” tanyaku kepada sobatku, namanya Abdul. Abdul ini adalah sobatku yang baik, setengah bijak, lugas, dan cukup punya wawasan luas.  Sore ini, dia datang bersilaturrahmi ke rumahku untuk berbuka puasa di hari pertama. Seperti biasa, disini aku selalu berperan sebagai sosok yang dungu.

“Heh, apa pentingnya puasa?” tanyaku sekali lagi. Abdul pun menyaut enteng, “puasa akan membuat hidupmu lebih produktif. Apa kau percaya perkataanku?” tanyanya balik.

“Tentu saja tidak!” tegasku. “Aku anggap itu omong kosong. Gimana bisa produktif –  abis saur mata ngantuknya minta ampun, kadang kagak subuhan, bangun-bangun kepala malah puyeng, badan demam. Untungnya jam kantor dipotong 1-2 jam. Buka, kenyang, taraweh yang gak pernah bisa khusuk, ngantuk, dan langsung terkapar. Bayangkan kalau itu terjadi selama 1 bulan. Perubahan jam biologis itu, justru membuat hidup jauh dari tanda-tanda produktivitas. Atau setidaknya, gak ngefek apa-apa!”

“Kenapa kau tampak bodoh hari ini, Mod? Dulu kau masih bisa mikir. Tapi aku suka dengan kejujuranmu ini. Kau seperti barusan melakukan pengakuan dosa di hadapan pendetamu… Hahaaa. Dan kutahu, akhir-akhir ini emosimu memang sedang tidak stabil. Aku maklumi itu. Baiklah, dengarkan aku yaa?” lanjut Abdul dengan gayanya yang sok bijak.

“Ada dua hal yang paling penting dari puasa, dan yang paling dinantikan oleh mereka yang berpuasa. Apa itu? Yaitu saat berbuka puasa dan saat berjumpa dengan Allah. Tapiii… dari dua hal ini, satu yang sangat penting adalah saat berjumpa dengan Allah. Yang jelas, manusia akan sangat sulit berjumpa dengan Allah kalau perutnya selalu kenyang. Syarat perjumpaan itu, manakala  tubuh fisikmu melemah dan tubuh jiwamu menguat. Dan puasa, adalah instrumen untuk mencapai kondisi itu.

Tujuan puasa, tak sekedar membersihkan penyakit tubuh fisik, tapi yang jauh lebih penting adalah membersihkan penyakit hati yang sekian lamanya mengendap seperti marah, iri, dengki, benci, dendam, sombong, dan teman-temannya. Proses pembersihan ini terjadi di siang hari – tatkala seluruh watak buruk itu bergemuruh kencang mengendalikan hidup kita. Saat puasa di siang hari itu, terjadi pertarungan berkecamuk antara watak baik dengan watak buruk, di medan qalbu kita saat di musim kemarau berkepanjangan dan rasa lapar yang menyiksa. Kebanyakan dari kita tidak mau tahu dengan hasil akhir pertarungan ini. Yang penting bisa berbuka dengan segala kelezatannya.

Nah, tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu. Yaitu melakukan perjumpaan dengan Allah. Tepat jam 12 malam sampai jam 3 pagi, adalah momen paling baik untuk melakukan perjumpaan itu. Pada kondisi itulah, tubuh jiwa perlahan-lahan menggeliat berhasrat untuk merentangkan sayapnya, menerbangkan sang jiwa menemui sepasukan cahaya yang sudah menunggunya di pintu langit.

Di hari permulaan ramadhan, tepatnya 20 malam ramadhan – tubuh jiwa berlatih di setiap paruh malam untuk mengepakkan sayapnya yang masih lemah dan lunglai. Hingga sampai pada puncaknya, 10 malam terakhir menjadi malam yang menentukan. Saat itu –  tubuh jiwa dengan segenap kekuatannya merentangkan sayap, menerbangkan sang jiwa dengan anggun untuk menghampiri sepasukan cahaya. Sekejap, sang jiwa melesat bersama sepasukan cahaya menembus ambang batas kesadaran.Tujuan finalnya, melakukan perjumpaan suci antara sang jiwa dengan Allah. Konon katanya, inilah yang disebut dengan Lailatul Qadr.”

“Apa kau mengerti, Mod? Kalau mengerti, sudah semestinya produktivitas hidupmu akan meningkat dengan pesat!” jelas Abdul.

“Hiyyyaa…” jawabku setengah sadar.

108 pesan “Apa Pentingnya Puasa?

  1. menjaga hati, mulut dan perut sebagai proses pembelajaran.

    sehingga lahir bathin merasa bersyukur dan damai.

    selamat menjalankan ibadah puasa buat semua umat muslim di dunia.

    salam persahabatan :)

  2. “Seandainya manusia mengetahui apa yang terdapat dalam bulan Ramadhan, niscaya mereka akan berandai-andai, sekiranya sepanjang tahun semua –bulannya– bulan Ramadhan” (HR..)

  3. “Seandainya manusia mengetahui apa yang terdapat dalam bulan Ramadhan, niscaya mereka akan berandai-andai, sekiranya sepanjang tahun semua –bulannya– bulan Ramadhan.” (HR..)

  4. Assalamu’alaikum,
    Sebagai manusia biasa, kita tidak luput dari dosa, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
    (Dewi Yana) :)

  5. kalau saya sih juga melihat puasa sebagai sebuah “festival” persaudaraan muslim.
    lihat saja: tarawih berjamaah yang meramaikan masjid, pengajian subuhnya, saling bantu-membantu antar sesama manusia dengan beramal, dan tentu saja buka barengnya. :mrgreen:

    kan dalam Islam gak cuma disuruh menyembah Allah, tapi juga berhubungan baik dengan sesama manusia. :mrgreen:

  6. Bulan yang sangat aku nantikan..

    Memang benar apa yg dikatakan sahabatmu, saya sendiri juga awalnya mengalami pertanyaan seperti itu namun setelah saya tau makna sesungguhnya hati ini tak dapat menolak untuk terus menjaga keimanan kepadanya :)

    Selamat menjalankan ibadah puasa.. Semoga di bulan yang suci ini kita semua mendapat hidayah dan rahmatnya..

    Tulisan Moud memang selalu bagus.. saya selalu mendapat hal bermanfaat dari sini.

    Btw saya ada award untuk Moud. Jika berkenan silahkan di ambil yah :D

  7. Puasa barangkali saat kita berada di sebuah titik 0..titik dimana kehidupan bukan agresif tapi bukan pula defensif….terkesan kontra produktif dengan kehidupan modern yang menggebu-gebu…tapi mesti ada waktu untuk berada pada sebuah titik penyadaran untuk mereset hati,jiwa dan pikiran….

  8. Salam
    Pencerahan sekali bro..well diatas semua itu buat gw, krn ini sifatnya wajib ya berusaha dilaksanakan semampunya dengan mengharap ridho-Nya. Amin

  9. Sayang bulan puasa hanya satu bulan.

    Puasa memang sangat penting buat olah jiwa dan raga.

    Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Salam kenal kembali.

  10. Nikmat puasa tak ada tandingannya.. bagi para pencintanya…
    Tak suka puasa??
    Hmmm… semua manusia punya saat untuk “kembali”.. mencari dan menyusuri “jalan pulang”.. mencari aroma yang dirindukannya..
    Aroma “kampung halaman”
    Just in right place and time..

  11. sayangnya, cukup banyak hal2 penting saat kita melakukan ibadah puasa pada bulan seribu bulan, tidak akan segera terlihat oleh mata biologis, atau malahan, kontradiktif dg elemen biologis lainnya..
    nice post!

  12. Assalamualaikum Wr. Wb

    Salam kenal mas Elmoudy.
    Tulisan yang mencerahkan…Saya jadi tahu, ternyata perjumpaan dengan Allah tuh maksudnya pada saat malam-malam kita beribadah ya, aku fikirnya tadinya saat kita berjumpa dengan ALLAH di hari akhir kelak…

    Terima kasih pencerahnnya mas, saya link ya blognya.

  13. puasa memang menberikan ekstase yang luar biasa… ini adalah metode pembelajaran ciptaan Tuhan, bila kita mau mengikuti semua kurikulum-Nya, niscaya kita akan lulus dengan predikat taqwa.

  14. Banyak belajar dari posting an dan komeng komengnya :)

    Terimakasih dah berbagi, dan selamat berjuang di Ramadhan kali ini .. Semoga kita tidak merugi, dan punya kesempatan bertemu Ramadhan selanjutnya. Aamiin ..

  15. dulu juga aq gag ngerti puasa buat apa, ternyata manfaatnya banyak melebihi yg sering disebut2 ditipi. puasa kali ini aq masih berusaha untuk gag benci, iri ato dengki,

  16. Saya suka yang ini :
    “Yang jelas, manusia akan sangat sulit berjumpa dengan Allah kalau perutnya selalu kenyang. Syarat perjumpaan itu, manakala tubuh fisikmu melemah dan tubuh jiwamu menguat.” :sip:

    Ada sedikit “rasa yang berbeda”, ketika saya mengaji disiang hari ketika masih dalam keadaan puasa. Dan Alhamdulillah, beberapa siang ini saya menjadi ‘kecanduan’ untuk selalu mengaji. Di jam kantor sekalipun..

    Salam Persahabatan

  17. Kita ini diibaratkan niat adalah batu pijakan yang pertama sebelum kita melangkahkan kaki.Seribu langkah diawali oleh langkah pertama,artinya tidak ada langkah tanpa niat. Jadi niat itu penting. Niat puasa adalah membersihkan hati dari iri, dengki, marah, dendam, culas dll. Niatilah puasa kita waktu ini agar hidup menjadi lebih bersih, Terima kasih postingan yang berkualitas, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  18. Puasa adalah bentuk ibadah kita kepadaNYA. Bayangkan saja semua yang ada didunia ini adalah rizki yang Dia berikan ke kita. Mata dan seluruh tubuh. Bayangkan kalao satu sel saja tidak berfungsi, apalah jadinya kita sebagai manusia. Bagaiman kalo lingkungan kita tidak bisa memberikan rasa aman….
    kalo mau dibandingkan rizki Allah dengan ibadah kita takterhingga dibanding 0…

    Dia tidak butuh kita, tapi kita yang butuh Dia..makanya haruslah kita selalu mendekatkan diri kepadaNYA.

    salam mampir keblog kami

  19. Berpuasa tentu merupakan bentuk ketaatan kita kepada Allah Swt, ini harus benar2 diresapi.Karena Allah mewajibkan berpuasa maka sudah seharusnya kita-sebagai orang beriman-wajib melakukannya.
    Pahala dan manfaat lainnya akan mengikuti manakala kita bepuasa dengan ikhlas dan benar.
    Selamat berpuasa, maaf lahir dan batin
    Salam hangat dari Surabaya.

  20. Sahabat mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang.. menemukan Jati Diri Manusia untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllll

  21. iayah… saat kenyang n senang manusia akan sangat sulit berjumpa dengan Allah, beda klo gi laper or menderita… dikit2 Ya Allah… Ya Allah mlulu….

  22. percakapannya terlalu tinggi bagi saya mas, saya kurang mengerti
    kalau menurut saya sih tujuan puasa biar kita (kususnya orang mampu) lebih bisa merasakan apa yang dirasakan para pengemis, pemulung dll yang untuk mencari sesuap nasi dalam sehari susahnya minta ampun, ya maaf kalau salah:D

  23. sangat menampar… buat org2 seperti saiia, ini sangatlah bagus :( pencerahan luarbiasa, tinggal berangkat dari kitanya gmn setelah ini… semoga kedepannya semua menjadi lebih baik (monolog antara saiia dengan alam bawah sadar saiia kang*)

  24. puasa ???
    bikin badan seger
    biasanya perutku gembul, tapi berkat puasa rasanya plong !!!!
    terima kasih ya Allah sudah mempertemukan ku dengan bulan ramadhan :D:D

  25. semoga ramadhan tahun ini adalah Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, amal kita diterima dan do’a kita di ijabah.., amien.., salam kenal ya ..:sip:

  26. haddiirr…

    siang siang gini mengunjungi sahabat… berharap ada yang berkenan memberi sebungkus nasi buat bekal berbuka nanti….

    hhmmm… nasinya langsung tak bungkus sahabat.. luaarr biaasaa… trimakasih bayak utk nasi yang mencerahkan…

    cu………

  27. Moody,

    Sori baru visit blog-mu. karya luar biasa. Selamat ya bro….

    Iya tanpa terasa ramadhan sudah mau berakhir, semoga kita masih diberi kesempatan utk menjumpainya di tahun depan.

    regards,

  28. ” Tujuan puasa, tak sekedar membersihkan penyakit tubuh fisik, tapi yang jauh lebih penting adalah membersihkan penyakit hati yang sekian lamanya mengendap seperti marah, iri, dengki, benci, dendam, sombong, dan teman-temannya ”

    Saya suka kata-kata diatas.. trims

  29. Banyak sekali hikmah manfaat puasa Ramadhan yang bisa kita dapatkan baik untuk rohani maupun jasmani. Diantaranya dengan berpuasa tubuh menghasilkan antioksidan yang berguna untuk pembersihan racun dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

+ 45 = 48